Mengajar Jadi Ibadah Ustaz Bambang yang Membahagiakan

“Saya anggap (mengajar) itu ibadah yang bernilai kebaikan. Sehingga bisa menjalaninya dengan penuh kebahagiaan,” ujar Ustaz Bambang, guru agama Islam di Kabupaten Sukabumi.

ustaz bambang hidayat
Ustaz Bambang Hidayat saat sedang menyampaikan pelajaran. (ACTNews)

ACTNews, KABUPATEN SUKABUMI Menjadi seorang pendidik memiliki tantangan tersendiri, apalagi ilmu yang diberikan ialah pendidikan agama Islam. Selain harus menyampaikan materi, memberikan contoh bagaimana Islam itu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal itulah yang juga dijalani oleh Ustaz Bambang Hidayat, seorang guru di Madrasah Diniyah Assalam, Desa Sekarwangi, Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Akan tetapi, Bambang tak pernah merasa berat akan tugas yang diembannya. Ia meniatkan apa yang dijalaninya merupakan bagian dari ibadah.

"Saya anggap (mengajar) itu ibadah yang bernilai kebaikan. Sehingga bisa menjalaninya dengan penuh kebahagiaan," ujar Ustaz Bambang saat ditemui tim ACT Kabupaten Sukabumi, Jum’at (26/11/2021).

Ustaz Bambang biasa mengajar anak murid sejak pukul 12.30 sampai 14.00 WIB untuk kelas 1-4. Selepas itu, dilanjutkan untuk kelas 5-6 dari pukul 14.00-15.30 WIB. Selain di madrasah, Ustaz Bambang juga merupakan imam dan dai di masjid dekat rumahnya.

Di Madrasah Diniyah Assalam, Ustaz Bambang bersama sang istri mengajar 120 siswa usia sekolah dasar.  Tak ada biaya pendidikan yang Ustaz Bambang patok. Menurut Ustaz Bambang, karena mayoritas siswa merupakan anak warga sekitar dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah, sehingga saat anak-anak mau berangkat dan belajar mengaji saja baginya sudah sangat membahagiakan.

"Allah kasih (rezeki) dari arah yang tidak saya sangka, untuk makan, anak-anak sekolah itu ada terus," ujarnya. 

Mendukung perjuangan Ustaz Bambang Hidayat, Global Zakat-ACT memberikan bantuan biaya hidup dan paket pangan. Bantuan ini merupakan realisasi dukungan ACT terhadap Gerakan Sejahterakan Dai Indonesia.[]