Mengalirkan Air Bersih untuk Para Santri di Mentawai

Selain membutuhkan air bersih, Global Wakaf juga sedang membangun MCK yang ikut menjadi kebutuhan mendesak para santri di sana.

ACTNews, TUAPEJAT - Sumber air di Pesantren Hidayatullah hanya dua: keran pompa dan penampungan air tadah hujan. Jika keran sebagai sumber air utama mereka sudah mengering, maka satu-satunya yang dapat diandalkan adalah air dari penampungan yang mereka tadah saat musim hujan yang lalu. Padahal, kebutuhan air di pesantren yang berada di Pulau Sipora, Kelurahan Tuapejat, Kabupaten Mentawai ini cukup mendesak.

“Memang airnya ada, cuma sering kering di sini. Padahal, ikhwan dan akhwat di sini cukup banyak dan membutuhkan air untuk aktivitas. Saat ibadah kan sering mengatre kalau debit airnya sedang kurang,” kata Aan Saputra dari tim Global Wakaf, Jumat (5/7).


Belum lagi kondisi MCK yang menurut Aan memang kurang begitu layak untuk digunakan. Oleh karenanya, setelah berhasil mengalirkan air bersih pada satu minggu lalu, Global Wakaf pada akhirnya juga memutuskan untuk membangun MCK di pesantren itu.

“Melihat MCK yang juga kurang memadai, menurut kami, perlu membangun MCK lagi di sini. Soalnya yang sekarang itu hanya berdinding seng saja untuk MCK-nya. Alhamdulillah, MCK ini kami bangun seminggu lalu. Pengerjaannya masih berlangsung sampai sekarang,” kata Aan.

Selain itu, tim Global Wakaf pada akhir Juni lalu juga berkunjung kembali ke pesantren tersebut untuk menyusun struktur pengurus Sumur Wakaf. Dengan adanya kepengurusan yang telah ditentukan, tim berharap keberlangsungan Sumur Wakaf dapat terus terjaga.

Global Wakaf menargetkan seluruh bangunan fisik MCK akan selesai dalam 1,5 bulan ke depan. Aan berharap Sumur Wakaf ini nantinya akan mempermudah aktivitas para santri yang berjumlah tidak kurang dari 50 orang ini.

“Mudah-mudahan dapat cepat selesai. Kami usahakan terealisasi sebelum target karena keberadaan air bersih benar-benar dibutuhkan untuk aktivitas para santri. Selain untuk ibadah, nantinya air yang telah kita hadirkan di sini juga akan berfungsi untuk kebutuhan mandi serta mencuci para santri yang tinggal di sini,” harap Aan. []