Mengantar Dukungan Dermawan Agar Madrasah Uighur Terus Berjalan

Melalui program Support Madrasah Uyghur dari Global Zakat – ACT, Madrasah Tanguri yang mendidik penyintas Uighur di Istanbul mendapatkan bantuan agar pendidikan di sana terus berjalan.

Siswa-siswi Uighur di Madrasah Tanguri.
Para siswa diaspora anak Uighur sedang belajar. (ACTNews)

ACTNews, ISTANBUL – Meskipun masker menutupi wajah-wajah kecil mereka, tapi sorot mata dan teriakan mereka masih mengisyarakatkan bahagia. Dengan antusias para siswa Madrasah Tanguri, Istanbul, mengikuti pembelajaran yang diberikan oleh seorang relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) pada hari itu.

Para relawan hadir melalui program Support Madrasah Uighur dari Global Zakat – ACT yang diselenggarakan pada Kamis (11/2/2021) hingga Senin (15/2/2021) itu. Dengan adanya program ini, para relawan tersebut ikut menopang peranan madrasah yang didukung oleh Global Zakat dan ACT untuk memberikan pendidikan bagi para pengungsi anak dari Uighur.

“Anak-anak saat ini dapat beraktivitas di luar rumah sejak pukul 13:00 hingga 16:00 setiap weekdays, dan dapat mengikuti kegiatan madrasah secara bergantian sesuai protokol kesehatan. Diadakan juga kursus secara daring untuk hingga mencapai 300 anak Uighur lainnya di Istanbul,” kata Firdaus Guritno dari Tim Global Humanity Response (GHR) – ACT.


Seorang relawan pengajar bersama para siswa. (ACTNews)

Selain memberikan pendidikan bagi diaspora anak Uighur, ACT juga memberikan beaguru kepada belasan pengajar dan relawan di Madrasah Tanguri. “Termasuk juga kita berikan bantuan operasional untuk madrasah Uighur di Istanbul,” jelas Firdaus.

Saat ini Pemerintah Turki memang kembali memberlakukan pembatasan jam keluar rumah mengingat kasus positif corona mencapai angka 2 juta jiwa di sana. Warga hanya boleh beraktivitas pukul 05.00 - 21.00 di hari kerja, dan tak diperbolehkan keluar rumah pada akhir pekan. “Pandemi juga mendampak mereka. Diaspora Uighur di Turki tidak memiliki penghasilan selama pandemi karena tidak ada lapangan pekerjaan aktif,” ujar Firdaus.


Oleh karenanya ACT terus memberikan dukungannya kepada warga Uighur yang kini berada jauh dari tanah mereka. Firdaus berharap, bantuan ini dapat terus menyapa dan meringankan kehidupan mereka yang kini sedang sulit.

“Harapan kita, akan ada terus kepedulian yang mengalir kepada para diaspora Uighur yang berada di Turki. Dan ini tidak ada terwujud tanpa bantuan para dermawan, karenanya kami berharap para dermawan dapat terus membersamai saudara-saudara kita,” harap Firdaus. []