Mengantarkan Amanah Pekurban hingga Bumi Sriwijaya

Kota Palembang menjadi salah satu target distribusi Global Qurban - ACT pada 2019 lalu. Salah satunya di Kampung Sungai Pedado, Kelurahan Kramasan, Kecamatan Kertapati. Mayoritas penduduk di kampung yang penuh sumber daya ini adalah masyarakat prasejahtera.

Mengantarkan Amanah Pekurban hingga Bumi Sriwijaya' photo
Senyum beberapa warga Kampung Sungai Pedado ketika menerima daging kurban. (ACTNews)

ACTNews, PALEMBANGKampung Sungai Pedado, Kelurahan Kramasan, Kecamatan Kertapati yang berada di Kota Palembang, dapat menjadi perwakilan potret kehidupan masyarakat Bui Sriwijaya ini. Berada di dataran rendah yang dikelilingi oleh daerah rawa, kondisi tersebut dimanfaatkan masyarakat menjadi lahan persawahan pasang surut. Daerah ini juga dilalui oleh anak Sungai Musi, yaitu Sungai Pedado yang menjadi sumber air untuk kehidupan sehari-hari masyarakat, serta jalur transportasi sungai ke pusat Kota Palembang.

Meskipun Kampung Sungai Pedado memiliki potensi sumber daya alam lokal yang dapat mereka kelola, hal ini tidak menjamin kesejahteraan kehidupan masyarakat. Banyak faktor yang menyebabkan kondisi mereka ada dalam kategori prasejahtera.


“Akses ke Kampung Sungai Pedado yang sulit salah satunya. Akses dari rumah ke rumah misalnya,
masih berupa jalan coran setapak dan dihubungkan oleh jembatan setapak yang terbuat dari kayu, dikarenakan jalan utama sepanjang satu kilometer yang masih rusak. Gagal panen juga sering terjadi karena musim yang tidak menentu,” ungkap Reza Ardiansyah dari Tim Program Global Qurban - ACT Sumatra Selatan pada tahun lalu.

Penghasilan warga yang didominasi oleh buruh lepas dan petani padi ini pun jadi tidak menentu. Global Qurban – ACT menengok keadaan mereka pada hari raya Iduladha pada 2019 lalu sekaligus mendistribusikan daging-daging sapi terbaik yang diamanahkan oleh para dermawan.


Salah seorang warga yang menerima daging kurban. (ACTNews)

Kampung Sungai Pedado kami rasa layak untuk menjadi salah satu wilayah distribusi hewan kurban. Selain itu, kami juga mendistribusikannya di Kelurahan 13 Ulu, dengan pusat distribusi  di salah satu masjid Kampung Sungai Pedado. Jumlah penerima manfaat daging kurban sebanyak 336 keluarga atau 1.620 jiwa,” jelas Reza.

Adit, salah satu warga yang mendapatkan daging, mengungkapkan terima kasihnya kepada Global Qurban – ACT. Ia mengatakan sudah lama tidak makan daging. “Terima kasih nian, sudah memberikan kami daging kurban. Kami merasa sangat tertolong, sudah lama kami ingin sekali makan daging. Terima kasih, Global Qurban – ACT,” ujar Adit pada pertengahan Agustus 2019 lalu.

Di Sumatra Selatan sendiri, Global Qurban – ACT menyebar puluhan hewan kurban setara kambing di 4 kabupaten dan kota pada Iduladha 2019. Harapannya akan lebih banyak lagi kurban yang sampai pada tahun ini di Sumatra Selatan. []


Bagikan

Terpopuler