Mengedukasi Warga Rawa Laut tentang Gizi Seimbang

Melalui Bengkel Gizi Terpadu, ACT Lampung, para dermawan, dan pemerintah Kelurahan Panjang Selatan berikhtiar meningkatkan pengetahuan gizi seimbang warga Lampung.

Anak-anak Kampung Rawa Laut, Kelurahan Panjang, menerima bingkisan saat penyuluhan bengkel Gizi Terpadu ACT Lampung. (ACTNews/Nana Maulana)

ACTNews, LAMPUNG – ACT Lampung tengah menggencarkan kampanye gizi seimbang dan perilaku ramah lingkungan. Program itu salah satunya diimplementasikan di Kampung Rawa Laut, Kelurahan Panjang Selatan, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung. Melalui program Bengkel Gizi Terpadu, ACT Lampung melakukan penyuluhan gizi seimbang di Gedung BPU Kampung Rawa Laut, Selasa (25/2).

Penanggung Jawab Program ACT Lampung Regina Locita menjelaskan, Bengkel Gizi Terpadu diharapkan dapat mewujudkan kondisi masyarakat sehat dan produktif. Melalui penyuluhan gizi seimbang, warga diharapkan menyadari pentingnya hidup sehat dengan gizi seimbang.

“Program Bengkel Gizi Terpadu dilakukan atas kolaborasi Pemerintah Kelurahan Panjang Selatan, Puskesmas Panjang, IBI Darmajaya, dan Ketua RT setempat,” kata Regina.


Warga Kampung rawa Laut mengikuti penyuluhan gizi seimbang dari ACT Lampung. (ACTNews/Nana Maulana)

Selain itu, Bengkel Gizi Terpadu juga menyuluh konsep ramah lingkungan kepada warga Rawa Laut. Setelah mengetahui ini, Regina berharap warga meminimalisir penggunaan plastik dan membawa peralatan makan sendiri.

Jihan, Ahli Gizi Puskesmas Panjang, menuturkan, masyarakat Rawa Laut masih minim pemahaman mengenai penerapan gizi seimbang. Menurut Jihan, masyarakat perlu mengetahui cara mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral yang cukup dengan komposisi yang tepat.

“Harapannya kegiatan ini dapat berkelanjutan, sehingga menjadi program reguler untuk mendampingi masyarakat yang membutuhkan edukasi hidup sehat dan pemenuhan gizi seimbang. Kami dari Puskesmas Panjang sangat mendukung program ini,” kata Jihan.

Salah satu warga Kampung Rawa Laut Siti menyatakan punya pengetahuan baru. Ia pun jadi tahu menyiapkan menu makanan sehat bergizi seimbang. “Kami para warga mendukung Bengkel Gizi Terpadu ini. Kami berharap program ini dapat berkelanjutan,” harap Siti. Keseruan penyuluhan gizi seimbang juga dimeriahkan dengan edukasi memasak oleh tutor Puji Dewi Margareta.[]