Mengenal Jenis Gempa Dangkal yang Guncang Pandeglang

Gempa yang mengguncang Pandeglang pada 14 Januari 2022 merupakan jenis gempa dangkal.Jenis gempa bumi dangkal adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada kurang dari 60 km dari permukaan bumi.

gempa dangkal pandeglang
Rumah warga rusak akibat gempa dangkal di Banten pada 14 Januari 2022. (ACTNews)

ACTNews, JAKARTA SELATAN – Banten diguncang gempa pada Jumat (14/1/2022) dengan magnitudo 6,7. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menerangkan jenis gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang guncangannya dirasakan hingga Jakarta.  

Apa itu jenis gempa dangkal? 

Kedalaman gempa terbagi menjadi tiga jenis yakni dalam, menengah dan dangkal. Jenis gempa bumi dangkal adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada kurang dari 60 km dari permukaan bumi. Gempa bumi ini biasanya menimbulkan kerusakan yang besar.

Saat gempa Banten 14 Januari 2022 lalu, kedalaman gempa berada pada 44 kilometer, terletak pada koordinat 7.21°LS 105.05°BT terletak di Selatan Jawa, disebabkan adanya aktivitas subduksi dangkal di selatan Jawa (megathrust). Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa, gempabumi ini memiliki mekanisme pergerakan sesar naik (thrust fault) dan tidak berpotensi tsunami.

Luas Getaran Gempa Dangkal Pandeglang

Dalam ulasan Seismologi BMKG,  kekuatan gempa tersebut terekam oleh jaringan peralatan akselerografalat pemantau percepatan pergeseran tanah yang menandakan akan ada gempaBMKG yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Sebanyak 66 stasiun akselerograf mencatat, gempa bumi berkekuatan 6,7 tersebut telah menimbulkan guncangan hingga intensitas V

“Stasiun Wonosalam, Lebak, Banten (WLJI) merupakan stasiun dengan jarak terdekat yaitu sekitar 102.24 km dari pusat gempa bumi dan Stasiun Reis Bengkulu (BTSR) merupakan stasiun dengan jarak terjauh dari episenter gempa bumi dengan jarak sekitar 479.29 km,” tulis ulasan tersebut. 

Dengan begitu, getaran gempa bumi di Banten pada 14 Januari 2022 dirasakan di 822 kecamatan di 92 kabupaten/kota di sekitar pusat gempa. Tiga kecamatan dengan intensitas terkuat yang dirasakan yaitu Kecamatan Sukamakmur, Martapura dan Buay Madang.[]