Mengenalkan Wakaf di Ajang Kualifikasi Piala Dunia

Melalui gelaran-gelaran umum seperti kualifikasi piala dunia 2020 ini, Global Wakaf mencoba mendekatkan lagi konsep wakaf kepada masyarakat luas.

Mengenalkan Wakaf di Ajang Kualifikasi Piala Dunia' photo

ACTNews, JAKARTA - Kala pintu utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta dibuka, penonton langsung berhamburan memasuki kawasan stadion. Di salah satu sisi pintu pagar stadion, sebuah Warung Wakaf Mobile hadir meramaikan suasana menuju pertandingan Kualifikasi Piala Dunia antara Indonesia melawan Malaysia pada Kamis (5/9) sore itu.

Warung Wakaf Mobile berada tepat di dekat antrean orang-orang yang sedang menunggu tiket. Mereka berlalu-lalang dan tidak sedikit juga yang mampir ke Warung Wakaf Mobile. Aditya Pratama selaku Head of Strategic Partenership memperkirakan setidaknya 7.500 orang yang lalu-lalang melihat Warung Wakaf Mobile hari itu.

“Kalau dari sisi crowd-nya, total estimasi dari panitia kisaran antara 30.000 sampai dengan 60.000 penonton hari ini. Dari 12 pintu yang dibuka, kemungkinan kita akan mengkover 3 pintu. Jadi kurang lebih akan ada 7.500 orang yang lewat jalan sini. Harapan kita yang menjadi calon wakif adalah 10% dari penonton yang lewat tadi ,” kata Aditya.

Antusiasme penonton yang terlihat ramai memadati Warung Wakaf Mobile, membuat Aditya optimis mencapai target tersebut. Ditambah lagi tujuan lain dari Global Wakaf menghadirkan Warung Wakaf Mobile ini adalah untuk lebih mendekatkan konsep wakaf kepada masyarakat.

“Terutama kami mendekatkan kepada para millenials dan para sportholic. Tujuannya agar mereka tahu bahwa kami hadir untuk menampung potensi-potensi kedermawanan mereka melalui event-event seperti ini,” ujar Aditya.

Hal tersebut diamini oleh Mustamil, seorang pendukung Tim Nasional Sepak Bola Indonesia. Ia sengaja memilih berbelanja di gerai Warung Wakaf Mobile karena terdapat kata "wakaf" di sana. Sementara sejauh yang diketahui oleh Mustamil, wakaf adalah sebuah amalan yang kerap disandingkan dengan sedekah dan zakat.

“Dengan adanya Warung Wakaf, menurut saya sangat bagus untuk orang-orang yang membutuhkan. Katanya tadi sebagian (keuntungannya) akan disalurkan ke orang-orang yang membutuhkan. Tadi saya ketika lewat juga, sebenarnya saya ingin belanja di tempat lain. Tapi begitu melihat ada (kata) ‘wakaf’, terniat hati saya untuk belanja di sini,” kata Mustamil.

Setelah mengetahui konsep dari Warung Wakaf Mobile, ke depannya Mustamil tak akan ragu lagi untuk berbelanja di Warung Wakaf Mobile jika ia temukan di suatu tempat. Menurutnya, semakin banyak pengunjung maupun jumlah Warung Wakaf Mobile sendiri, semakin banyak juga yang terbantu.

“Seandainya banyak yang berminat belanja di Warung Wakaf Mobile ini, kita bisa semakin banyak membantu orang-orang yang membutuhkan. Dan ke depannya mudah-mudahan lebih banyak lagi Warung Wakaf Mobile yang seperti ini,” kata Mustamil.

Aditya mengatakan memang Warung Wakaf Mobile ke depannya akan lebih banyak menyapa masyarakat. Seperti di pertandingan Kualifikasi Piala Dunia, Warung Wakaf Mobile akan terus hadir di acara itu sebanyak empat sesi.

“Dan kita juga akan relokasi beberapa titik Warung Wakaf Mobile yang sudah ada sekarang ke wilayah-wilayah komersial, agar masyarakat mengetahui lebih dalam lagi tentang wakaf, lebih khususnya juga mengenai Global Wakaf Corporation,” kata Aditya. []

Bagikan