Menghadirkan Kembali Air Bersih di Desa Bilalange

Air bersih semakin sedikit di Desa Bilalange, Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare. Kerusakan alat dari sumur bor masyarakat diduga menjadi penyebabnya. Global Wakaf - ACT membangun satu unit Sumur Wakaf di Desa Bilalange untuk mengatasi persoalan ini.

Warga mengantre di Sumur Wakaf yang telah dibangun oleh Global Wakaf - ACT. (ACTNews)

ACTNews, PAREPARE – Dahulunya air mengalir deras melalui sumur bor di Desa Bilalange, Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare. Air itu kemudian mengalir ke penampungan besar yang bisa dimanfaatkan warga secara bersama-sama.

Namun, belakangan debit air tersebut semakin melemah. Diduga penyebabnya adalah alat yang digunakan pada sumur bor sudah tidak berfungsi dengan baik. Oleh karenanya, mereka kini menggunakan air dari PDAM. Meskipun begitu, air dari (Perusahaan Daerah Air Minum) PDAM juga hanya dapat mengalir sesekali.

“Air yang bersumber dari PDAM biasanya hanya mengalir dua kali dalam satu bulan.  Oleh karena itu, sebagian masyarakat hanya mengandalkan air di sumur yang terletak di dekat masjid. Air sumurnya pun kadang keruh dan tidak jernih,” ungkap Andi Syurganda Haruna dari Tim Global Wakaf – ACT.


Tentu perlu sumur tambahan untuk desa ini. Namun untuk membangun sebuah sumur, diperlukan biaya yang cukup besar. Sementara itu, kondisi warga sendiri masih dapat dikatakan sulit. Sekitar 90% masyarakat berprofesi sebagai petani. Hal ini juga terlihat dari kondisi di daerah tersebut yang dikelilingi oleh hamparan sawah yang sangat luas dan juga banyaknya perkebunan jagung.

Penghasilan rata-rata masyarakat di daerah Bilalange tidak menentu. Tetapi menurut penuturan salah satu warga, mereka biasa mendapatkan hasil panen setelah 4 bulan dengan jumlah Rp3 juta,” kata Andi.

Karena itu Global Wakaf – ACT membangun Sumur Wakaf, amanah dari para dermawan untuk Desa Bilalange. Satu unit Sumur Wakaf beserta MCK-nya sudah dapat digunakan oleh warga sejak Juli kemarin.


"Alhamdulillah kita sudah menyelesaikan pembangunan satu unit Sumur Wakaf dari para dermawan untuk masyarakat di Desa Bilalange. Pembangunan Sumur Wakaf ini diharapkan menjadi sumber air baru bagi masyarakat,” ujar Andi.

Andi juga berharap masyarakat dapat terus berkontribusi untuk pembangunan Sumur Wakaf di daerah-daerah lainnya. Hal ini mengingat masih banyak lagi masyarakat, terutama yang berada di pelosok negeri, yang masih membutuhkan keberadaan air bersih demi kebutuhan sehari-hari.

“Kami sangat berharap dukungan para dermawan untuk pembangunan sumur-sumur lainnya. Mudah-mudahan ke depannya kita dapat menghadirkan lagi amanah tersebut kepada masyarakat yang memang benar-benar membutuhkan air,” harap Andi. []