Menghadirkan Sumber Air yang Layak di Pesantren Bantargedang

Keinginan memiliki sumber air dan MCK yang layak pakai tampaknya segera akan terwujud bagi santri Pesantren Bantargedang, Cibereum, Tasikmalaya. Pasalnya, sejak 3 Juni tengah dimulai pembangunan Sumur Wakaf beserta fasilitas kebersihan yang akan selesai dalam 7 hari pengerjaan.

1
Pembangunan Sumur Wakaf di Pesantren Bantargedang, Tasikmalaya. (ACTNews)

ACTNews, TASIKMALAYA Lebih kurang 100 santri menimba ilmu di Pesantren Bantargedang, Cibereum, Kota Tasikmalaya. Mayoritas santri datang dari keluarga prasejahtera. Ilmu-ilmu agama mereka serap setiap harinya dari pesantren yang berdiri sejak 1942 tersebut.

Di pesantren, para santri hidup sederhana. Mereka belajar dan tinggal dengan fasilitas seadanya. Termasuk urusan kebersihan, santri beraktivitas di MCK yang tersedia dengan sumber air yang kurang memadai. Terlebih santri putri, mereka hanya bisa memanfaatkan satu MCK darurat yang kondisinya sudah tak layak.

Melihat kondisi ini, kemudian Global Wakaf-ACT menghadirkan Sumur Wakaf yang akan lengkap dengan fasilitas MCK. Pembangunan sumur sudah dimulai sejak Kamis (3/6/2021) dan ditargetkan selesai dalam waktu tujuh hari kerja.

“Ketersediaan sumber air bersih dan fasilitas MCK yang memadai sangat penting, apalagi untuk para santri yang tengah menempuh pendidikan. Mereka harus dijaga semangat belajarnya,” ungkap Fauzi Ridwan dari Tim Program Global Wakaf-ACT Tasikmalaya.

Sambutan hangat dan bahagia pun datang dari pihak pesantren. Salah satu pengurus Pesantren Bantargedang KH. Ujang Nur Makky mengucapkan terima kasih atas pembangunan sumur dan fasilitas MCK untuk santrinya. “Terima kasih untuk kebaikan masyarakat yang kini telah tersalurkan. Kami memang rencananya tengah mengikhtiarkan MCK dan sumber air untuk santri, tapi alhamdulillah Global Wakaf menjawab ikhtiar kami selama ini. Semoga menjadi amal baik yang akan terus mengalir seperti air yang keluar dari Sumur Wakaf,” doanya.[]