Mengikhtiarkan Kesembuhan Sevara, Balita Uighur Pengidap Leukimia

Sevara gadis kecil Uighur asal Kazakhstan didiagnosa menderita kanker darah pada April 2019 lalu.

Mengikhtiarkan Kesembuhan Sevara, Balita Uighur Pengidap Leukimia' photo

ACTNews, ISTANBUL – Sevara menyambut kedatangan tim Aksi Cepat Tanggap (ACT), Firdaus Guritno dan Fajar Wahyu Utomo, dengan riang pada awal September lalu. Balita berusia lima tahun itu antusias menyambut ajakan bermain Firdaus dan Fajar. Bocah keturunan Uighur asal Kazakhstan tersebut kini hanya tinggal berdua dengan ibunya di Istanbul, Turki.

Keberadaan Sevara dan sang ibu di Turki adalah untuk menjalani pengobatan. Sejak lima bulan lalu, tepatnya April 2019, Sevara didiagnosa mengalami kanker darah (Acute Lymphoblastic Leukemia). Sumsum tulang belakang Sevara memproduksi banyak sel darah putih dalam tubuh.

Kunjungan tim pada Senin (9/9) lalu adalah untuk memberikan bantuan awal berupa biaya perawatan Sevara. Ibu Sevara amat bahagia ketika dikunjungi dan ada yang mengajak anaknya bermain.

“Ayahnya yang hanya seorang supir taksi memiliki pendapatan yang terbatas jika harus membiayai terapi-terapi. Diagnostik biayanya juga sangat tinggi,” terang Firdaus. Sevara awalnya dirawat di wilayah Almaty, Kazakhstan. Namun, kini Sevara sedang berada di Turki bersama ibunya untuk menjalani serangkaian kemoterapi.


“Biaya pengobatan sangat besar hingga mencapai USD 23.000, lalu biaya-biaya lainnya yang mencapai belasan ribu USD,” lanjut Firdaus. Di Istanbul, Sevara dan ibunya tinggal di rumah kerabat jauh mereka di Istanbul selama menjalani terapi.

“Sevara tentunya ingin bermain riang sebagaimana anak-anak lainnya. Namun karena penyakit yang dialaminya, Sevara hampir menghabiskan seluruh waktunya di rumah sakit. Mari bantu Sevara berjuang melawan penyakitnya, agar bisa kembali sehat,” pungkas Firdaus. []

Bagikan