Menguatkan Bariq dan Anak-Anak Yatim Piatu Korban Pandemi Covid-19

Salah satu anak yang kehilangan kedua orang tua akibat Covid-19 adalah Bariq Musyafa (11), asal Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta hadir dalam kegiatan santunan kerja sama ACT dan TNI-AD di Komando Resor Militer 072/Pamungkas (Korem 072/PMK) Kota Yogyakarta.

20 Ribu Anak Indonesia Jadi Yatim Piatu Akibat Covid-19
Anak-anak yatim piatu akibat Covid-19 yang hadir dalam kegiatan distribusi santunan kerjasama ACT dan TNI-AD di Komando Resor Militer 072/Pamungkas (Korem 072/PMK) Kota Yogyakarta. (ACTNews/Ichsan Ali)

ACTNews, YOGYAKARTA – Pandemi Covid-19 membuat ribuan anak Indonesia kehilangan orang tua. Data Kementerian Sosial per Agustus 2021 menyebutkan, sebanyak 20.000 anak ditinggal orang tua meninggal karena Covid-19.

Salah satu anak yang kehilangan kedua orang tua akibat Covid-19 adalah Bariq Musyafa (11), asal Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Bariq sapaan akrabnya sejak Juli 2021 telah menjadi yatim piatu. Ibunya meninggal karena Covid-19, sedangkan ayahnya telah lama meninggal karena stroke.