Menguatkan Semangat "Bangkit Bangsaku" di Malang

Berupaya membangkitkan dan menguatkan optimisme anak bangsa dalam menghadapi pandemi, ACT Malang meluncurkan gerakan “Bangkit Bangsaku” pada Rabu (14/10).

Menguatkan Semangat "Bangkit Bangsaku" di Malang' photo
Peluncuran gerakan "Bangkit Bangsaku" dihadiri berbagai pemangku kepentingan, antara lain korporasi, komunitas, pelaku usaha, LAZ dan awak media. (ACTNews/Saiful Anam)

ACTNews, MALANG - Kondisi bangsa kian terpuruk akibat pandemi yang berdampak pada semua lapisan kehidupan masyarakat Indonesia pada umumnya dan warga Malang Raya pada khususnya. Sektor kesehatan terus berjibaku di tengah tingginya angka kasus positif Covid-19. Sementara sektor ekonomi makin melemah, diikuti dengan banyaknya pengurangan karyawan akibat bisnis gulung tikar.

Berupaya membangkitkan dan menguatkan optimisme anak bangsa dalam menghadapi pandemi, ACT Malang meluncurkan gerakan “Bangkit Bangsaku” pada Rabu (14/10) di Aula Malang Strudel, Jl. Semeru No.47 Klojen Malang. Acara tersebut mengundang berbagai pemangku kepentingan, antara lain korporasi, komunitas, pelaku usaha, LAZ dan awak media. Hadir pula beberapa tokoh publik, yaitu Prof. Ir. Dr. Hariyadi, MP sebagai pakar pertanian, Coach Askan Setiabudi sebagai motivator dan mentor UMKM di Malang raya, serta Ustaz Hendra Ubay.

Bersama seluruh elemen bangsa, gerakan “Bangkit Bangsaku” berikhtiar mengatasi ancaman resesi, kelaparan, kemiskinan, sekaligus membangun kemandirian masyarakat dengan kepedulian dan kedermawanan publik.

“Kami ingin mengajak semua lapisan masyarakat dari berbagai latar belakang untuk membersamai serta mengentaskan permasalahan yang menjerat kondisi bangsa saat ini. Hanya satu kunci agar kita bisa keluar dari jerat permasalahan ini, yaitu bersatu saling menguatkan dan memberikan solusi dalam bentuk aksi nyata membersamai mereka” ucap Kepala Cabang ACT Malang Diki Taufik Sidiq.

Gerakan “Bangkit Bangsaku” dalam praktiknya akan fokus terhadap tiga sektor vital yang membutuhkan penangan segera, yaitu sosial, ekonomi, dan kesehatan. Pada sektor sosial ACT akan terus menopang kebutuhan pokok masyarakat, khususnya pemenuhan pangan melalui berbagai program unggulan antara lain Operasi Pangan Gratis, Operasi Makan Gratis, Operasi Warung gratis dan sebagainya.

Pada sektor ekonomi, ACT terus memberikan pendampingan kepada para pelaku usaha mikro dan ultra mikro agar tetap mampu bertahan di tengah krisis ekonomi yang melanda. Sedangkan di sektor kesehatan, ACT Malang terus melakukan Langkah preventif guna mencegah penyebaran wabah corona dengan melakukan aksi disinfektan, penyediaan APD bagi tim medis, dan dukungan pemenuhan nutrisi bagi tenaga kesehatan.

“Semoga dengan diluncurkannya gerakan ‘Bangkit Bangsaku’ di Malang, semakin luas dan besar gelombang partisipasi publik untuk ikut serta meredam dampak pandemi, khususnya di Malang Raya,” tutup Diki. []



Bagikan

Terpopuler