Menguatkan Semangat Perjuangan Guru Prasejahtera di Tengah Pandemi

Keterbatasan akibat pandemi membuat para guru honorer ikut kesulitan. Untuk membantu mereka, Global Zakat - ACT bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Tasikmalaya menyalurkan bantuan biaya hidup untuk 16 guru yang ada di 5 sekolah diniyah.

Menguatkan Semangat Perjuangan Guru Prasejahtera di Tengah Pandemi' photo
Para guru di Tasikmalaya yang menerima bantuan dari Sahabat Guru Indonesia pada Selasa (22/9).

ACTNews, TASIKMALAYA – Program Sahabat Guru Indonesia kembali hadir mengukir senyum bahagia para guru honorer di Kabupaten Tasikmalaya. Salah satunya di MDT Al Hidayah Kampung Sukamanah, Desa Gunungsari, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya pada Selasa (22/9) lalu.

Global Zakat - ACT bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Tasikmalaya menyalurkan bantuan biaya hidup untuk 16 guru yang ada di 5 sekolah diniyah. Melalui program ini, Fauzi selaku Koordinator Program ACT Tasikmalaya berharap para guru dapat terus semangat dalam mencerdaskan anak bangsa, meski dalam kondisi keterbatasan akibat pandemi saat ini.

“Alhamdulillah, semangat mendukung para guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa terus kita ikhtiarkan, meskipun dalam keterbatasan. Mudah-mudahan program Sahabat Guru Indonesia ini bisa menambah semangat mereka,” ungkap Fauzi.


Koko (68), salah satu guru yang hadir di MDT Al Hidayah bercerita bahwa dirinya sudah mengabdikan diri sebagai pengajar di Madrasah Diniyah Assyirojiyah sejak 44 tahun yang lalu. Tak banyak honor yang ia terima dari mengajar, sehingga mengharuskan ia bekerja sampingan sebagai buruh tani untuk memenuhi kebutuhan hariannya. “Alhamdulillah, lillahitaala saya mengajar selama 44 tahun, hanya berharap rida Allah. Selain dari mengajar saya pun bekerja sebagai buruh tani yang biasa dilakukan sehabis mengajar,” ungkap Koko.

Koko bersama 16 rekanan guru lainnya berkesempatan mendapatkan bantuan biaya hidup melalui program Sahabat Guru Indonesia. Ia bersyukur dan berterima kasih atas segala kebaikan yang selama ini ia terima. “Alhamdulillah wasyukurillah, saya hanya bisa menitipkan doa terbaik ke Gusti Allah untuk segala kebaikan yang selama ini saya terima. Semoga memberikan keberkahan dan kesehatan untuk Global Zakat,” tambah Koko sambil menahan haru.


Serah terima kepada Koko. (ACTNews/Resi Aisyah)

Implementasi program ini merupakan kesekian kalinya dilaksanakan di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Fauzi menambahkan bahwa impelmentasi kali ini disebar di beberapa titik sekolah dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan akan menyusul 21 penerima manfaat lainnya sehingga total implementasi tahap ini adalah 100 orang guru.

“Implementasi kali ini disebar di Sukaratu, Sukarame, Singaparna, Sukaresik dan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, insyaallah di hari selanjutnya akan dilakukan implementasi bantuan lagi untuk 21 penerima manfaat. Jumlah total penerima manfaat ditahap ini adalah 100 orang guru honorer. Kami memohon dukungan dari para dermawan untuk terus meluaskan manfaat dari program ini. Bantuan dapat disalurkan melalui rekening BNI Syariah 99 0000 568 atas nama Yayasan Global Zakat atau bisa langsung mengunjungi laman Indonesia Dermawan,” pungkas Fauzi. []

Bagikan

Terpopuler