Menikmati Kurban Bersama Masyarakat Penjaga Negeri

Kebahagiaan Iduladha 1440 H juga dirasakan masyarakat penjaga negeri, yakni TNI dan warga di Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Menikmati Kurban Bersama Masyarakat Penjaga Negeri' photo

ACTNews, SAMBAS - Selepas subuh, Desa Kaliau, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat langsung sibuk. Sejumlah petugas Balai Karantina Kesehatan Hewan mulai memeriksa seekor sapi dengan seksama. Dengan teliti, para petugas tersebut memastikan bahwa sapi yang mereka periksa tidak membawa penyakit dalam tubuhnya.

Seperti di Desa Kaliau, pemeriksaan serupa dilakukan juga kepada seekor sapi di Desa Sabuga, di kecamatan yang sama. Pemeriksaan pada Senin (12/8) itu, merupakan salah satu usaha yang dilakukan untuk menyajikan daging kurban terbaik dari para dermawan, yang diantarkan ke Kalimantan Barat oleh Global Qurban-ACT.

Masyarakat serta TNI yang menjadi penjaga perbatasan negeri kebagian kebahagiaan Iduladha pada hari itu. Selain mendapatkan daging kurban, mereka juga menikmati acara Syukuran Qurban yang dilakukan di kedua desa itu pada Selasa (13/8) esoknya.

“Alhamdulillah, kami sudah mendistribusikan 200 paket daging untuk masyarakat dan TNI penjaga tepian negeri. Selain itu, diadakan juga Syukuran Qurban di kedua desa bersama perangkat desa dan warga setempat agar kebahagiaan hari raya bisa terasa begitu, lewat silaturahim ini,” kata Amelian Dinisia dari tim Global Qurban-ACT Kalimantan Barat.


Tim Global Qurban juga menargetkan masyarakat dan TNI di tepian negeri, tidak lain adalah untuk kembali mempererat kembali ikatan persatuan dengan sesama anak bangsa yang berada di perbatasan. Selain itu, kurban ini juga sebagai penyemangat untuk para TNI yang sedang mengabdi untuk negara di wilayah perbatasan negeri.

Wilayah sasaran distribusi kurban sendiri menurut Amelian cukup sulit diakses. Truk angkutan yang dinaiki oleh tim, mesti menerjang jalanan berbukit-bukit. Karena medan sulit itu, perlu menempuh setidaknya dua jam perjalanan dari Kota Sambas agar dapat sampai di Kecamatan Sajingan Besar. Kondisi warga yang amat membutuhkanlah yang membuat tim terus berjuang hingga sampai di sana.

“Kondisi masyarakat merupakan masyarakat prasejahtera yang mayoritas berprofesi sebagai buruh lepas, berniaga, dan TKI. Akses yang cukup jauh dari pusat kota membuat masyarakat di sini lebih memilih konsumsi sayur-mayur yang lebih mudah didapat dan lebih murah dari segi harga,” jelas Amelian.

Beberapa warga juga mengeluhkan bahwa karena akses sulit tersebut, konsumsi daging di sana menjadi sangat minim. Harga daging sering melonjak, sehingga warga lebih memilih memakan sayur mayur ketimbang daging.


Aparat TNI juga ikut membantu tim Global Qurban-ACT dalam proses penyaluran kurban tersebut. Lettu Oki selaku Komandan Kompi (Danki) dari Petugas Pengamanan Perbatasan (Pamtas), merasa senang bisa ikut membantu distribusi tersebut.

Ia juga mengingatkan selain keterbatasan ekonomi, AIDS dan human trafficking menjadi ancaman utama juga di kecamatan itu. Selain dari TNI, Agus sebagai perwakilan dari Polsek Sajingan juga menyambut positif kegiatan ini.

“Kegiatan ini cukup membantu warga desa sekitar, jadi saya berharap kegiatan ini bisa dilakukan di Sajingan saja, melainkan juga di berbagai daerah lain yang membutuhkan,” ujar Agus di tengah keriuhan dari acara Syukuran Qurban. []

Bagikan