Menjaga Semangat Belajar Madrasah Diniyah Tarbiyatul Athfal

Para santri dan pengajar Madrasah Diniyah Tarbiyatul Athfal memiliki semangat yang tinggi dalam menuntut ilmu agama meskipun masih terbatas dari segi fasilitas. Seperti MCK dan tempat wudu yang belum tersedia dan harus menumpang ke rumah warga.

Menjaga Semangat Belajar Madrasah Diniyah Tarbiyatul Athfal' photo
Salah seorang santri sedang memanfaatkan air dari Sumur Wakaf yang baru dibangun. (ACTNews)

ACTNews, BLORA – Minat masyarakat Desa Genjahan, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora masih tinggi terhadap pendidikan Islam. Seperti di Madrasah Diniyah Tarbiyatul Athfal yang memiliki 4 ruang kelas, dan 1 ruang staff pengajar. Meskipun dapat dikatakan masih minim fasilitas, berbondong 130 siswa mencari ilmu di sana.

“Karena tingginya minat masyarakat Desa Genjahan dan sekitarnya untuk belajar agama di Madrasah Diniyah Tarbiyatul Athfal tersebut sementara fasilitas belum terlalu memadai, musala dan ruang tamu milik warga sekitar sering diubah menjadi ruang belajar menimba ilmu agama,” ujar Hamas Rausyanfikr dari Tim Global Wakaf – ACT Jawa Tengah.

Begitu juga dengan fasilitas air bersih untuk para santri dan pengajar, yang hingga kini belum tersedia. Demi kebutuhan MCK dan wudu, santri dan tenaga pengajar madrasah menggunakan kamar mandi warga sekitar. Itu pun kalau sedang tidak mengalami kekeringan.

“Kondisi sumur di sekitar madrasah yang setiap tahun selalu mengalami kekeringan. Bahkan saat musim hujan pun sumur bisa kering jika tidak turun hujan selama 3 pekan berturut-turut,” tutur Hamas.


Interaksi para santri di waktu luang. (ACTNews)

Untuk mengapresiasi semangat belajar tersebut, Global Wakaf – ACT membangun satu unit amanah dermawan berupa Sumur Wakaf bagi para santri dan pengajar di Madrasah Diniyah Tarbiyatul Athfal. Lokasi pembangunan tepat berada di halaman belakang madrasah, sehingga ke depannya para santri dan pengajar tak perlu kebingungan lagi soal air bersih.

“Pembangunan sumur bor sedalam 100 meter diharapkan menjadi sumber air baru bagi warga sekitar Madrasah Diniyah Tarbiyatul Athfal. Selanjutnya juga di sekitar halaman belakang gedung madrasah dibangun tempat wudu dan MCK bagi para santri dan pengajar madrasah,” ujar Hamas.


Pembangunan yang dimulai sejak bulan Juli lalu itu, telah selesai dan diresmikan pada Sabtu (17/10) lalu. Warga serta para santri beramai-ramai mengantre mencoba memanfaatkan Sumur Wakaf yang hadir untuk mereka. Tergambar senyum bahagia para santri dalam acara ini.

Melihat antusiasnya para santri, Hamas mengajak para dermawan untuk terus mendukung para santri lain yang masih kesulitan. “Insyallah sangat bermanfaat untuk Madrasah Diniyah Tarbiyatul Athfal. Warga desa juga bisa memanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari. Semoga amal jariah diberkahi Allah untuk wakif. Sahabat dermawan juga dapat membangun Sumur Wakaf bersama Global Wakaf - ACT. Sahabat bisa membantu melalui wakaf uang yang bisa dikirimkan melalui rekening BNI Syariah 66 0000 1179,” ajak Hamas. []