Menyambut Ramadan dengan Hangat di Mongolia

Bantuan bahan bakar menjangkau wilayah Ulgii

Menyambut Ramadan dengan Hangat di Mongolia' photo

ACTNews, ULGII – Kedermawanan masyarakat Indonesia membuat warga Ulgii, Provinsi Bayan Ulgii, Mongolia dapat kembali merasakan kehangatan di tengah suhu beku pada awal Ramadan ini. Melalui Global Zakat-ACT yang berkolaborasi dengan Wardah, bantuan batu bara untuk bahan bakar penghangat ruangan diberikan kepada ratusan warga Ulgii, Sabtu (11/5) lalu.

Sucita Ramadinda dari tim Global Humanity Response (GHR) - ACT melaporkan, distribusi bantuan batu bara ditujukan kepada keluarga, masjid, dan sekolah. “Penerima bantuan batu bara adalah keluarga-keluarga prasejahtera, sekolah, dan masjid-masjid di Bayan Ulgii. Bantuan diberikan untuk 200 kepala keluarga,” terang Sucita, Selasa (14/5).

Di Ulgii, lanjut Sucita, batu bara menjadi bahan bakar pemanas utama. Namun, tidak semua masyarakat Ulgii beruntung memiliki bahan bakar penghangat pada musim dingin. Sejumlah keluarga, jemaah masjid, bahkan guru dan siswa di sekolah-sekolah masih harus bergulat melawan gigil karena tidak memiliki bahan bakar untuk menyalakan pemanas ruangan.


Bantuan kemudian diantar ke rumah-rumah warga, masjid, atau pun sekolah dengan truk besar. Relawan ACT bergantian menurunkan batu bara  ke tempat tujuan. Sucita menambahkan, implementasi bantuan batu bara akan dilaksanakan hingga beberapa hari ke depan selama Ramadan.

Musim dingin memang masih menyelimuti Mongolia di bulan Mei yang tahun ini bertepatan dengan bulan Ramadan. Salju kerap turun sehari-hari. Bahkan, suhu kota di sudut barat Mongolia itu menyentuh minus satu derajat Celsius pada Selasa (14/5) pagi.

Melalui bantuan bahan bakar ini, sejumlah penduduk Ulgii tidak lagi khawatir menghadapi suhu dingin pada Ramadan ini. Api kini menyala dari masing-masing pemanas ruangan mereka. []

Bagikan

Terpopuler