Menyapa Kembali Warga Terdampak Banjir Tanah Bumbu

“Kehadiran ACT-MRI bukan hanya ketika bencana terjadi, tetapi juga meliputi pascabencana,” ungakp Anjar Sufangat, Koordinator Daerah MRI Tanah Bumbu.

Menyapa Kembali Warga Terdampak Banjir Tanah Bumbu' photo

ACTNews, TANAH BUMBU Aksi Cepat Tanggap Kalimantan Selatan (ACT Kalsel) dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Tanah Bumbu mendistribusikan bantuan logistik kepada warga Desa Karya Bakti, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Sabtu (6/7). Distribusi itu menjadi momen silaturahmi dan peninjauan daerah usai banjir menggenang desa tersebut.

Desa Karya Bakti merupakan desa di tepian Sungai Kusan, Kecamatan Kusan Hilir, yang turut terendam banjir beberapa waktu lalu. Meskipun sudah relatif surut, air masih masih tampak menggenang di sejumlah halaman rumah  warga. Sebelumnya, hampir semua rumah di desa ini terendam banjir.

Koordinator Daerah MRI Tanah Bumbu Anjar Sufangat melaporkan, kunjungan Sabtu itu merupakan kunjungan kedua kali ACT Kalsel dan MRI Tanah Bumbu. “Pertama kali kami hadir ketika banjir terjadi. Saat itu kami hadir memberikan bantuan kemanusiaan bersama relawan dari berbagai daerah,” lapor Anjar.


Kedatangan ACT dan MRI Sabtu itu, kata Anjar, merupakan ramah-tamah sekaligus pemberian santunan untuk anak yatim piatu dan duafa di desa Karya Bakti. Bertempat di balai desa, kegiatan penyerahan bantuan dilakukan dengan makan bersama. “Kehadiran ACT dan MRI bukan hanya ketika bencana terjadi, tetapi juga meliputi pascabencana,” tambah Anjar.

Hal itu pun diakui Mahdin selaku Kepala Desa Karya Bakti. Dalam sambutan Mahdin menyampaikan, ACT Kalsel dan MRI Tanah Bumbu menjadi yang pertama kali menyapa warga kembali pascabanjir mereda. “Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada ACT serta Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) yang sudah kembali menyapa warga di tempat kami,” katanya.


Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Komunitas Fastabiqul Khairat (KFK) Tanah Bumbu. Rahmadi, ketua komunitas yang turut berkolaborasi dalam aksi Sabtu itu menyampaikan, mulanya KFK tidak terpikir untuk kembali menyapa warga terdampak bencana. “Setelah sering kali berkolaborasi dengan MRI di beberapa kegiatan, alhamdulillah membuka wawasan kami untuk kembali menyapa warga saat pascabencana. Kami berharap bisa terus berkolaborasi dengan MRI-ACT karena pada dasarnya arah tujuan kita sama,” ungkap Rahmadi.

Ungkapan bahagia dan terima kasih pun disampaikan warga. Juwarti (45), warga setempat mengucapkan terima kasih kepada ACT dan para donatur yang telah memberikan bantuan kepada warga desa sekalipun banjir telah surut. “Semoga diberikan kesehatan dan rezeki bagi para donatur dan relawan. Kami berharap silaturahmi kita tetap terjalin,” katanya sambil tersenyum.[]

Bagikan