Menyiapkan Hewan Kurban Terbaik Bersama Peternak Lokal

Iduladha akan tiba di akhir Juli nanti. Global Qurban pun telah menyiapkan hewan kurban terbaiknya, bekerja sama dengan peternak lokal. Pemberdayaan peternak dan pelapak memang menjadi fokus Global Qurban tahun ini, selain berbagi kebahagiaan kurban dengan penerima manfaat.

Sapi yang ada di peternakan milik Budi di kawasan Ciampea, Kabupaten Bogor, Selasa (9/6). (ACTNews/Eko Ramdani)

ACTNews, KABUPATEN BOGOR – Embikan kambing menyambut tim ACTNews di perternakan yang ada Tegal Waru, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Selasa (9/6). Terdapat kandang yang diisi dengan ratusan kambing serta domba. Ada juga kandang khusus yang saat ini diisi 50 sapi dari berbagai jenis. Para pekerja peternakan terlihat sibuk membersihkan kandang yang memang dilakukan secara rutin, ada juga yang sedang memberikan pakan.

Hewan-hewan tersebut merupakan persiapan dari pihak peternakan untuk memenuhi kebutuhan kurban. Budi Susilo, pemilik peternakan, mengatakan, semakin dekat dengan Hari Raya Iduladha, maka akan semakin banyak pula persediaan hewan kurbannya. Untuk sapi pun, targetnya akan ditambah ratusan ekor lagi yang akan didatangkan  dari Bali dan Jawa Timur.

Peternakan milik Budi itu pun merupakan salah satu penyuplai hewan kurban untuk Global Qurban - ACT. Sudah empat tahun Global Qurban - ACT dan Budi berkolaborasi dalam pengadaan hewan kurban dengan kualitas terbaik. “Di sini (peternakan) sebagian besar kegiatannya ialah penggemukan, dan sebagian kecilnya pengembangbiakan,” jelasnya.

Perawatan terbaik dengan cara menjaga kebersihan kandang serta pemberian pakan bergizi menjadi kunci utama dalam merawat hewan yang dilakukan Budi dan timnya. Langkah ini dilakukan Budi agar para pekurban puas saat melakukan pembelian dan memberikan hewan dengan keadaan terbaik untuk ibadah.

Budi menjelaskan, hewan biasanya akan mengalami penurunan bobot ketika baru tiba di kandang. Untuk itu, diperlukan perawatan khusus hingga pada akhirnya dalam kondisi yang benar-benar baik saat Iduladha.

Di tengah pandemi seperti sekarang ini, tak menjadikan alasan untuk Budi menurunkan kualitas perawatan hewan ternaknya. Ia tetap memberikan pakan terbaik dan melibatkan warga sekitar dalam peternakan yang telah dirintisnya sejak 2002 lalu itu. Selain itu, Budi pun mengimbau ke masyarakat yang hendak berkurban untuk bisa menyalurkan hewan kurbannya melalui lembaga kemanusiaan seperti Global Qurban - ACT untuk menghindari kerumunan saat melakukan penyembelihan. Memutus rantai penyabaran virus corona menjadi tujuan.

Budi pun merasa senang atas kerja sama yang dijalin dengan Global Qurban selama beberapa tahun ini. Luasnya jangkauan masyarakat prasejahtera yang bakal menikmati daging kurban dari peternakannya, menjadi kebanggaan tersendiri bagi Budi. “Kesamaan visi yang berorientasi pada penerima manfaat serta pemberdayaan masyarakat yang mengiringi menjadi alasan utama berkolaborasi dengan Global Qurban,” jelas Budi.

Pemberdayaan peternak dan pelapak memang menjadi fokus Global Qurban tahun ini, selain berbagi kebahagiaan kurban bagi penerima manfaat. Hal tersebut diungkapkan oleh Muhammad Insan Nurrohman selaku Executive Vice President ACT dan penanggung jawab implementasi Global Qurban - ACT 2020. Terutama pada masa pandemi seperti ini, di mana orang-orang banyak yang kehilangan pekerjaannya.

“Ada manfaat ekonomi yang besar sekali yang dapat kita raih dari ibadah ini. Kita melibatkan ratusan bahkan ribuan peternak yang sangat berharap sekali dalam situasi Covid-19 ini. Karena mereka sempat khawatir apakah hewan ternaknya dapat dibeli para pekurban. Oleh karena itu, manfaat ekonomi (dari kurban) adalah membuka lapangan pekerjaan bagi ribuan bahkan jutaan peternak,” ujar Insan.[]