Merangkul Keluarga di Gaza dengan Bantuan Terbaik

Sejumlah keluarga prasejahtera di Kota Jabalia menjadi penerima manfaat perdana bantuan program Sister Family Palestine-Indonesia. Program yang memfasilitasi keluarga Indonesia mendukung kehidupan keluarga di Gaza itu akan dilakukan berkelanjutan dan terus membutuhkan bantuan dermawan.

Salah satu keluarga di Kamp Jabalia penerima bantuan tunai Sister Family Indonesia-Palestina
Salah satu keluarga di Kamp Jabalia penerima bantuan tunai Sister Family Palestine-Indonesia. (ACTNews)

ACTNews, JABALIA – Siapa sangka, walau tidak pernah bertemu, sejumlah dermawan Indonesia telah menjadi keluarga dari masyarakat di Gaza. Kebaikan masyarakat Indonesia langsung dirasakan oleh keluarga di Gaza dalam bentuk dukungan biaya hidup. Program ini dikemas apik oleh Aksi Cepat Tanggap dalam program Sister Family Palestine-Indonesia.

Aksi pertama program SFPI dilakukan pada Kamis (11/2/2021) di Kota Jabalia, Gaza Utara. Sejumlah 130 jiwa menjadi  penerima manfaat.

Said Mukaffiy dari tim Global Humanity Response-ACT yang menjadi koordinator program ini menjelaskan, SFPI menjadi terobosan dan ikhtiar ACT dalam membangun kehidupan keluarga di Gaza. Para penerima manfaat menyambut dengan sangat bahagia dan bersyukur atas dimulainya program ini.

“Melalui bantuan ini, mereka dapat membeli bahan makanan dan air. Keluarga-keluarga penerima manfaat pun amat berharap bantuan berlanjut. Semoga kedermawanan selalu menyertai langkah kami,” kata Said.

Secara teknis, program  Sister  Family Palestine-Indonesia meliputi  proses  pengumpulan  dan  pendalaman  profil  keluarga Palestina yang terlilit utang, menjadi korban perang, dan sebagainya. Profil-profil  tersebut  kemudian  direkomendasikan kepada donatur keluarga Indonesia  untuk  mendukung  kehidupan keluarga  Palestina  prasejahtera selama  6  bulan bahkan hingga satu tahun dalam keterikatan persaudaraan.[]