Mercy Relief dan ACT Distribusikan Air Bersih untuk Korban Banjir Jakarta

Berkolaborasi dengan Aksi Cepat Tanggap, Mercy Relief Singapura mendistribusikan 40.000 liter air untuk korban banjir Jakarta.

Mercy Relief dan ACT Distribusikan Air Bersih untuk Korban Banjir Jakarta' photo
Kepala Program Internasional Mercy Relief Singapura Masahiro Ishizeki hadir saat pendistribusian air bersih di Rusun Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (8/1). Berkolaborasi dengan Aksi Cepat Tanggap, Mercy Relief mendistribusikan 40.000 liter air untuk korban banjir Jakarta. (ACTNews/Gina Mardani)

ACTNews, JAKARTA – Berkolaborasi dengan Mercy Relief Singapura, sebanyak 8.000 liter air bersih dipasok Aksi Cepat Tanggap untuk korban banjir di Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (8/1). Air bersih tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan harian warga, seperti minum, mandi, dan memasak.

Selain Bidara Cina, bantuan air bersih dari Mercy Relief Singapura juga didistribusikan secara bertahap di beberapa wilayah di Jakarta. Total, ada 40 ribu liter air bersih yang dibagikan untuk warga terdampak banjir di Jabodetabek.

Ani Wahyati (39), warga Rusun Blok 2 Kelurahan Bidara Cina mengaku, air bersih sulit diperoleh warga karena banjir mengkontaminasi sumber air bersih mereka. Selain itu, pemadaman listrik juga menyebabkan PDAM tidak dapat mengalirkan air. “Kami beli air isi ulang pakai galon, satu galon (harganya) enam ribu rupiah. Kalau rumahnya di lantai atas jadi delapan ribu, tergantung lantainya,” kata Ani. Selama kesulitan air itu, warga, termasuk Ani pun tidak dapat membersihkan diri, bahkan untuk minum pun terbatas.

Ati Surati (60) warga blok 2-C menceritakan, bantuan air bersih yang hadir Rabu (8/1), amat membantu kebutuhan air warga rusun. “Sebenarnya air di rusun ini, sebelum banjir juga hanya mengalir pukul enam pagi dan pukul delapan malam, itu juga hanya sebentar,” cerita Ati.

Naah (37) mengaku amat bersyukur dengan adanya bantuan air bersih. “Cukup tersiksa kemarin, listrik padam, air enggak mengalir, warung juga enggak bisa berjualan,” cerita warga asal Brebes yang sudah lama menetap di Jakarta itu.

Kepala Program Internasional Mercy Relief Singapura Masahiro mengatakan, sejalan dengan visi Mercy Relief, suplai air bersih untuk korban banjir Jakarta bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. Masahiro berharap bantuan air bersih semakin meringankan beban para korban banjir. “ACT punya relawan yang baik. ACT juga punya kapabilitas yang baik untuk memahami bantuan yang dibutuhkan di suatu wilayah,” kata Masahiro kepada ACTNews, Rabu (8/1). Secara pribadi ia berharap, kolaborasi kemanusiaan bersama Aksi Cepat Tanggap dapat kembali berlangsung.

Di samping bantuan air bersih, Mercy Relief Singapura juga membagikan 4.000 porsi makanan siap santap yang dimasak di Dapur Umum ACT. Paket makanan ini diberikan untuk korban banjir dan longsor di sejumlah kecamatan di Bogor.

Mercy Relief merupakan lembaga bantuan bencana independen di Singapura. Organisasi ini berfokus pada program berkelanjutan jangka panjang di lima bidang utama, yakni air dan sanitasi, tempat tinggal, mata pencaharian berkelanjutan, layanan kesehatan dan pendidikan.

Sementara itu, Humanity Water Truck merupakan salah satu armada kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap yang turut diandalkan dalam meredam dampak bencana, seperti pada musibah banjir Jakarta kali ini. Koordinator Humanity Water Truck Muhammad Fadly mengatakan, Humanity Water Truck menampung hingga 20.000 liter air bersih. “Air bersih Humanity Water Truck bersumber dari salah satu mata air di pegunungan Sukabumi,” kata Fadly, Rabu (8/1).[]


Bagikan