Meriahkan Ramadan Penyintas Gempa Malang

Aksi Cepat Tanggap telah mendirikan dapur umum bagi penyintas Malang agar dapat terjamin hidangan berbuka dan sahurnya. Bantuan kemanusiaan juga terus disalurkan, begitu juga dengan pengerahan armada kemanusiaan Humanity Food Truck yang siap menghidangkan makanan lezat terbaiknya.

Tim ACT bersama warga bergotong royong menyiapkan menu berbuka puasa untuk para penyintas gempa Malang (ACTNews)

ACTNews, MALANG – Gempa yang mengguncang Malang di detik-detik menjelang Ramadan membawa dampak besar hingga masuk ke bulan suci ini. Seperti sejumlah penyintas di Dusun Gandang, Pamotan, Dampit, Malang. Setelah guncangan bermagnitudo 6,7 menghancurkan sebagian rumah mereka, penyintas kesulitan untuk mendapat akses pangan, khususnya ketika sahur dan berbuka.

Ikhtiar mendampingi para penyintas, Aksi Cepat Tanggap (ACT) mendirikan dapur umum untuk membantu warga menunaikan buka puasa pertamanya. Komandan Tim Tanggap Darurat ACT Kusmayadi mengatakan, ratusan porsi makanan dibuat di dapur umum untuk berbuka puasa para penyintas gempa Malang di Dusun Gandang. Hidangan ini pun disantap bersama oleh warga serta relawan yang bertugas.

“Kita bangun dapur umum ini untuk meringankan beban warga yang terkena dampak gempa. Kita juga akan terus medampingi para penyintas, agar mereka bisa terus mendapatkan akses makanan dan air bersih, terutama untuk sahur dan berbuka,” ujar Kusmayadi, Selasa (13/04/2021).

Selepas berbuka, warga serta relawan di Dusun Gandang menggelar salat berjamaah. Ibadah ini diselenggarakan di Musala Sabilillah yang dindingnya runtuh akibat guncangan gempa. Namun, warga tetap bersemangat menyambut Ramadan dengan salat berjamaah serta tarawih di lokasi ini.

“Walau dindingnya runtuh, semangat ibadah warga di musala sangat tinggi. Ramadan seakan jadi hadiah istimewa di tengah duka yang warga rasakan pascagempa,” tambah Kusmayadi.

Merespons gempa Malang, selain mendampingi warga Pamotan, ACT terus meluaskan kebaikan  untuk warga Malang lainnya. Pengerahan relawan tanggap darurat hingga pendistribusian bantuan telah dilakukan dan akan berlanjut. Armada kemanusiaan Humanity Food Truck juga telah tiba di Malang dan segera menghidangkan makanan lezat untuk berbuka dan sahur bagi para korban.

“Kami ingin memberikan layanan kemanusiaan terbaik bagi warga Malang. Dukungan masyarakat luas pun sangat dinanti. Kini, pascabencana, terlebih masuk Ramadan, mari berikan yang terbaik untuk saudara kita yang tengah diuji bencana,” ajak Kusmayadi.[]