Meski Pendapatan Turun Drastis, Nurbaniah Masih Mengharap Berkah

Usaha Nurbaniah (30) yang ia jalani sejak 30 tahun lalu kini memasuki masa-masa sulitnya. Usaha yang biasanya bisa membiayai kebutuhan sehari-hari keluarga kecilnya itu belakangan hanya menghasilkan tak lebih dari Rp50 ribu per hari. Meskipun begitu, ia tetap mengharap berkah dari jualannya ini.

Nurbaniah sedang melayani pembelinya. (ACTNews)

ACTNews, LHOKSEUMAWE – Sulit bagi Nurbaniah (54) menahan haru ketika amanah dermawan dampai kepadanya. Suaranya bergetar mengungkapkan harapan yang dia inginkan untuk usahanya ke depannya. “Saya ingin mengembangkan usaha saya dengan adanya bantuan modal dari Global Wakaf – ACT. Dan saya ingin keberkahannya, insyaallah diberkahi selamanya. Terharu saya dengan bantuan ini, Ya Allah sangat terharu saya,” ungkap Nurbaniah, Rabu (25/11).

Belakangan usaha Nurbaniah memang tak berjalan sebagaimana biasanya, sehingga ketika menerima bantuan pun ia merasa sangat terbantu. Sudah 30 tahun ia berdagang jajanan anak anak di sekitar Desa Meunasah Masjid, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe. Tetapi semenjak sekolah diliburkan, perekonomiannya pun ikut terusik.

“Untuk bertahan hidup, Ibu Nurbaniah hanya mengandalkan usaha warung kantin sekolahnya selama pademi. Perekonomian keluarga kecil ibu Nurbaniah juga terganggu. Pendapatannya menurun drastis dan tidak sampai Rp50 ribu per harinya,” jelas Hidayatullah dari Tim Program Global Wakaf - ACT Lhokseumawe.


Kondisi ini membuat beliau sangat terbebani. Seringkali modal usaha yang harusnya berputar malah terpakai juga untuk kebutuhan sehari-hari. Dan selama itu pula godaan untuk meminjam modal usaha sangat tinggi. Ia pun sering ditawarkan modal usaha oleh bank mau pun koperasi, namun Nurbaniah  tidak berani untuk memimjamnya dikarenakan teringat bunga yang besar dan dosa riba yang didapat.

Dengan Wakaf Modal Usaha Mikro yang diterimanya, Nurbaniah merasa bersyukur. Ia berkomitmen berkeyanikan mampu mendongkrak perekonomian keluarganya melalui bantuan dana wakaf ini. “Dan yang terpenting bagi Ibu Nurbaniah dapat terbebas dari jeritan riba serta adanya keberkahan hidup di dunia ini. Ibu Nurbaniah menyampaikan rasa terima kasih kepada Global Wakaf - ACT Lhokseumawe serta seluruh para dermawan yang sudah memberikan kepercayaan atas dana wakaf ini,” kata Hidayatullah.

Hidayatullah berharap program dari Global Wakaf – ACT ini dapat terus menyapa masyarakat Indonesia yang membutuhkan bantuan modal usaha, khususnya para pengusaha kecil di Lhokseumawe. “Kami berharap dengan hadirnya Global Wakaf – ACT dapat membuat mereka bertahan di masa-masa sulit ini. Sebab itu kami berharap para dermawan berkenan mendukung program ini dapat terus berjalan,” harap Hidayatullah. []