Meski Sulit Berjualan, Maryani Yakin Selalu Ada Kemudahan

Pandemi mendampak dua usaha yang dijalani Maryani (51) sejak tahun lalu. Namun, semangatnya tak patah mengingat ia masih harus menopang kebutuhan keluarga.

Maryani berbincang dengan Tim Global Wakaf - ACT di depan warung kelontongnya. (ACTNews)

ACTNews, JAKARTA – “Saya yakin bersama kesulitan pasti ada kemudahan” ujar Maryani. Warung nasi uduknya tak seramai dulu. Semenjak pandemi, pembeli nasi uduk Maryani takut dengan kerumunan yang dapat menyebabkan tertularnya virus. Kesulitan modal menjadi dampak dari penurunan jumlah pelanggan.

Bukan hanya warung nasi uduk, usaha warung kelontong yang sudah berjalan 10 tahun miliknya pun ikut sepi. Daya beli yang turun membuat omzet tidak seperti hari-hari sebelum pandemi. Dulu, sekitar Rp 400-600 ribu menjadi omzet harian, kini hanya separuhnya. Namun, warga Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan itu tak lantas patah arang. Tiga orang anak yang menjadi semangatnya. 

“Kalau kita menyerah, siapa yang akan menghidupi rumah,” lanjut Maryani kepada tim Global Wakaf-ACT Jakarta Selatan.

Melihat semangat itu, Global Wakaf – ACT  berikhtiar membantu Maryani dalam kembali menggerakkan usahanya. Melalui program Wakaf Modal Usaha Mikro Indonesia Maryani mendapatkan bantuan modal usaha beserta pendampingan sejak pertengahan Januari lalu.

Muhammad Albar dari Tim Program ACT Jakarta Selatan menjelaskan, Maryani juga berkomitmen menjaga amanah modal usaha sebaik mungkin. Sesuai kesepakatan, Maryani akan mengembalikan wakaf para dermawan agar dapat membantu pelaku usaha lainnya.

Albar pun berharap, para dermawan dapat berpartisipasi dalam program ini sehingga para pelaku usaha kecil lainnya bisa menjalankan usahanya dengan lebih lancar dan tentunya lebih berkah. ”Kami tidak pernah berhenti mengajak Sahabat Wakaf untuk membantu para pelaku usaha yang saat ini mengalami kesulitan permodalan. Melalui bantuan para dermawan sekalian di program Wakaf Modal UMI, mudah-mudahan kita bisa membantu meringankan beban mereka,” harap Albar.[]