Mewujudkan Harapan Guru Honorer Rosnawati Menjelang Idulfitri

Kesejahteraan guru honorer perlu diperhatikan termasuk menghadirkan kebahagiaan saat lebaran dapat terwujud.

Rosnawati bersama anaknya usai menerima bantuan beahidup dari Global Zakat-ACT. (ACTNews)
Rosnawati menerima bantuan beaguru dari Global Zakat-ACT. (ACTNews)

ACTNews, KABUPATEN BOGOR  — Rosnawati, guru salah satu SMP di Parung, Bogor, punya cita-cita memberikan hadiah lebaran untuk keluarganya. Namun, sebagai guru honorer, penghasilannya tidak seberapa. Ia harus berhemat untuk makan sehari-hari. Tidak ada alokasi dana untuk membeli hadiah-hadiah itu.

Selama 17 tahun Rosnawati menjadi pengajar dengan status honorer. Dari pekerjaannya itu, ia menafkahi tiga orang anaknya dan kedua orang tuanya. Satu hari mengajar Rosnawati mendapat gaji Rp150 ribu sehari. Upah itu tidak ia peroleh jika tidak hadir mengajar.

Setiap mengajar, Rosnawati harus menempuh jarak sejauh 11 kilometer dari rumah di Desa Curug, Kecamatan Gunung Sindur ke tempatnya mengajar di Kecamatan Parung. Selain kebutuhan rumah tangga, penghasilannya pun harus ia sisihkan untuk membeli bahan bakar motor.

“Saya ingin kalau ada rezeki lebih, bisa membuat anak-anak tersenyum di hari raya, beliin baju lebaran dan makan opor,” ungkapnya. 

Doa Rosnawati terkabul. Menjelang Idulfitri, tim Global Zakat-ACT Bogor mewujudkan keinginan Rosnawati. Melalui Porgram Sahabat Guru Indonesia, Global Zakat-ACT menyampaikan bantuan biaya hidup untuk Rosnawati. 

Wahyudi dari Tim Global Zakat-ACT menjelaskan, beaguru hadir sebagai bentuk apresiasi pengabdian Rosnawati. Di satu sisi, bantuan diharapkan menjadi salah satu kado lebaran untuk keluarga Rosnawati. “Mudah-mudahan dengan adanya bantuan biaya hidup, kebahagiaan mereka bertambah saat lebaran nanti,” pungkas Wahyudi.[]