Mewujudkan Impian Ustaz Roipi untuk Berkurban

Sampai lanjut usia, keinginan Ustaz Roipi Mufti (65) untuk berkurban belum juga terwujud sebab kondisi ekonomi yang belum mencukupi.

patungan qurban
Penghasilan Ustaz Roipi yakni dari mengajar, dan juga berjualan parfum. (ACTNews/Fatkhurokhman)

ACTNews, KABUPATEN TEGAL – “Saya sudah cukup lanjut usia namun belum pernah berkurban. Semoga tahun ini bisa terwujud,” ujar Ustaz Roipi Mufti (65). Impian tersebut ia utarakan ketika bertemu dengan Tim Global Qurban-ACT pada Rabu (22/6/2022).

Ustaz Roipi yakin bahwa hewan yang ia kurbankan akan menjadi tunggangan saat melawati jembatan al-Sirath di akhirat kelak. Ganjalan dari terwujudnya impian berkurban tersebut, yakni karena kondisi ekonomi Ustaz Roipi yang saat ini belum memadai.

Sehari-hari Ustaz Roipi bekerja sebagai pengajar serta pemimpin di sebuah madrasah ibtidaiyah, dengan gaji sebesar Rp300 ribu per bulan. Berbekal sebuah sepeda ontel, warga asal Desa Dawuhan, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, terus berjuang demi nafkah dan dakwah.


Sudah lebih dari 40 tahun keseharian ini ia jalani, tidak terhitung lagi jumlah anak yang bisa membaca dan memahami Al-Qur’an di bawah bimbingannya. Bahkan di antara mereka juga melanjutkan semangat dakwah sang guru.

Agar tetap bisa menambah pemenuhan kebutuhan sehari-hari, ia juga menjual parfum di sela-sela aktivitas mengajar. Sepeda ontel itu pula yang menemaninya menjual parfum keliling dengan harga Rp10 ribu per 5 mililiter. Tetapi beliau mengaku dagangan tersebut kini tidak lagi selaku dahulu karena kalah saing dengan parfum di toko pinggir jalan. Tidak jarang Ustaz Roipi pulang dengan tangan kosong saat berdagang.

Mengingat Iduladha yang semakin dekat, Global Qurban-ACT Tegal Raya mengajak para dermawan untuk berupaya meghadirkan kurban atas nama Ustaz Roipi, melalui program Sedekah Daging. “Kami mengajak Sahabat Dermawan untuk mewujudkan impian Ustaz Roipi. Karena itu kamu mendorong program ini. Harapannya dari program ini, beliau dapat berkurban tahun ini,” harap Hamzah dari Tim Program Global Qurban-ACT Tegal. []