MRI-ACT Kalimantan Tengah Lakukan Pendampingan Psikososial bagi Anak-Anak Korban Banjir

“Alhamdulillah, aksi kami berjalan lancar. Kami berharap, apa yang kami lakukan bisa membantu anak-anak tidak keluar dari kesedihan berlarut-larut,” jelas Koordinator MRI-ACT Kalteng Adi Cahyono.

MRI-ACT Kalteng
MRI-ACT Kalimantan Tengah melakukan pendampinan psikososial kepada anak-anak korban banjir di Desa Ayawan, Kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan. (ACTNews)

ACTNews, SERUYAN – Masyarakat Relawan Indonesia (MRI)-ACT Kalimantan Tengah menggelar pendampingan psikososial bagi anak-anak korban banjir Desa Ayawan, Kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan. Kegiatan berlangsung pada hari Kamis (26/8/2021) siang di masjid yang dijadikan tempat warga mengungsi.

Koordinator Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Kalimantan Tengah Adi Cahyono menerangkan, puluhan anak yang menjadi korban banjir setinggi dua meter pekan lalu menjadi sasaran aksi ini. Menurut Adi, aak-anak menunjukkan antusias.

“Alhamdulillah, aksi kami berjalan lancar. Kami berharap, apa yang kami lakukan bisa membantu anak-anak tidak keluar dari kesedihan berlarut-larut. Selain pendampingan psikososial kepada anak-anak, relawan lain juga memberikan pelayanan medis dan distribusi bantuan logistik untuk pengungsi,” jelas Adi, Jumat (28/8/2021).

Desa Ayawan adalah desa terdampak paling parah banjir yang menerjang Kecamatan Seruyan Tengah. Selama tiga tahun berturut-turut, setiap kali hujan deras, air bah selalu merendam wilayah ini dengan ketinggian tiga meter.[]