MRI Batang Evakuasi Jenazah Anak Hilang

Jenazah Muhamad Afandi berhasil ditemukan empat hari dinyatakan hilang.

MRI Batang Evakuasi Jenazah Anak Hilang' photo

ACTNews, BATANG - Muhamad Afandi bin Rahmat (5), yang hilang sejak Jumat (12/7), akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan bersama tim Masyarakat Relawan Indonesia (MRI)-ACT di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (16/7) siang.

Bayu Indarto selaku Komandan Mahatidana Rescue (Pemuda Pancasila), menginformasikan kronologi hilangnya Afandi kepada tim MRI-ACT pada Senin (15/7) malam. Laporan anak hilang ia dapat dari warga. Menurut Bayu, dibutuhkan tim spesialis akses tali untuk pencarian di medan terjal.

Menurut informasi Tim SAR, Afandi diprediksi hilang di area tebing dengan kemiringan mencapai 100°. Merespons hal ini, Ridwan Subarkah selaku Koordinator MRI-ACT di Batang menurunkan 10 tim ahli panjat tebing untuk membantu proses pencarian. 

“Dikomando oleh Pak Baus Hendarto, beberapa tim langsung menyisir jurang dengan bantuan tali. Sebelum sampai dasar jurang, terlihat seorang anak tersangkut dalam ranting di antara bebatuan. Namun nahas, setelah kami periksa, anak tersebut sudah meninggal dunia,” tutur Ridwan, Selasa siang (16/7).

Kapolsek Kecamatan Blado Iptu Asto Merdiyanto mengungkapkan, pihaknya juga telah menerjunkan 4 personel polsek Blado dan 3 personel Koramil Blado, serta 20 tim SAR gabungan. 

Saat tim MRI-ACT melakukan pencarian di tebing, tim SAR, TNI, dan Polri melakukan pencarian di bantaran sungai. "Penyisiran di bantaran Sungai Lojahan yang berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi hilangnya Muhamad Afandi. Sekira pukul 13.30 WIB, tim menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ungkap Merdiyanto.

Setelah dievakuasi, jenazah Afandi dibawa menuju Puskesmas Blado untuk dilakukan pemeriksaan. “Korban sudah dalam kondisi menggelembung serta kulit melepuh. Berdasarkan autopsi, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan,” tambah Merdiyono.

Setelah itu, jenazah dibawa ke rumah duka. "Tim gabungan bersama perangkat desa menyerahkan jenazah ke pihak keluarga. Selanjutnya jenazah akan dimakamkan di Pemakaman umum di Pekalongan dengan pertimbangan domisili keluarga,” pungkas Merdiyono. []

Bagikan