MRI Sumbar Evakuasi Korban Tsunami Lampung

MRI Sumbar Evakuasi Korban Tsunami Lampung

ACTNews, LAMPUNG SELATAN - Tsunami yang menghantam kawasan Selat Sunda pada Sabtu (22/12) menelan banyak korban jiwa dan menimbulkan kerusakan, termasuk daerah Lampung. Dibutuhkan banyak tenaga untuk mengevakuasi para korban. Merespon kondisi tersebut, ACT dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Sumatera Barat menerjunkan lima anggota regu penyelamat air untuk membantu evakuasi korban di Kalianda, Lampung Selatan.

Ahad (23/12) malam, tim  mulai bergerak menggunakan mobil menuju Lampung. Mereka sampai di Posko Induk ACT yang berlokasi di SD Negeri 1 Way Muli Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan pada Selasa (25/12). Menurut Aan Saputra dari Tim Program ACT Sumbar, tim yang diterjunkan sudah dibekali keahlian penyelamatan dan evakuasi korban baik di darat maupun air. Tim sudah melewati serangkaian orientasi relawan, volunteer camp, dan diksar.

Tim yang diterjunkan terdiri dari lima orang laki-laki dengan lintas spesifikasi keahlian baik penanganan evakuasi maupun pelayanan penyintas tsunami. “Lima orang tersebut Falerino Tanjung, Hadiocta Payan , Satria Alung, Rahmad novriandi dan Hendra Fajri. Falerino, komandan tim tersebut, punya spesialis penyelamatan air,” jelas Aan.

Menurut Aan, timnya digerakkan mengingat lokasi Padang dan Lampung yang berdekatan. Tujuannya untuk membantu MRI Lampung dalam menjalankan aksi kemanusiaan. Ini juga sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan untuk membantu sesama. Nantinya, tim akan memberikan pelayanan kepada warga yang penyintas tsunami di Posko Kemanusiaan ACT dan MRI selama satu bulan.  

“Tim akan beri pelayanan untuk penyintas tsunami disamping tugas utama evakuasi korban,” ujar Aan Selasa (25/12).

Kepala Cabang ACT Lampung Dian Eka Darma Wahyuni memberi apresiasi kepada relawan yang turut terjun ke lokasi terdampak tsunami Lampung. Penambahan relawan ini akan turut membantu mempercepat evakusi korban tsunami di Lampung, karena memang hingga saat ini, korban diperkirakan akan terus bertambah.  

Dian menuturkan, selain penambahan relawan, saat ini ACT sudah mendirikan Posko Kemanusiaan, Dapur Umum dan Posko Medis. Untuk Posko Induk terletak di SD Negeri 1 Way Muli Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan sedangkan Posko Wilayah tersebar di beberapa lokasi di antaranya Dermaga Bom, Desa Sukaraja, Desa Kunjir, dan Desa Canggung.

“Dapur Umum sudah aktif melayani kebutuhan makanan di masing-masing posko, bantuan juga mulai berdatangan ke Posko Induk. Semoga ini semua dapat memenuhi kebutuhan korban bencana,” pungkas Dian. []