MRI Sumut Tingkatkan Kemampuan Relawan dengan Volunteer Camp

MRI Sumut Tingkatkan Kemampuan Relawan dengan Volunteer Camp

ACTNews, TEBING TINGGI – Volunteer Camp 2019 Zona II MRI-ACT Sumatra Utara (Sumut) dilaksanakan di Kota Tebing Tinggi pada Sabtu-Minggu (23-24/3). Pelaksanaan Volunteer Camp merupakan salah satu langkah yang dilakukan untuk memperkaya pengetahuan dan kemampuan para relawan.

Romy Humas MRI Sumut mengatakan, Volunteer Camp menjadi pelatihan tahap awal bagi relawan. “Masih ada sejumlah pelatihan yang harus diikuti relawan di tingkat berikutnya,” kata Romy.  Sebanyak 42 peserta mengikuti Volunteer Camp ini. Mereka berasal dari sejumlah kota di Indonesia, yaitu Bogor, Labuhan Batu, Asahan, Batubara, Tebing Tinggi, Siantar, Serdang Bedagai, Medan, dan Aceh Pidie.

Materi-materi yang disampaikan dalam Volunteer Camp meliputi pengetahuan tentang Aksi Cepat Tanggap, Masyarakat Relawan Indonesia, Bela Negara, penanganan kebakaran, dan kebencanaan. Pemateri berasal dari ACT-MRI Sumut maupun pemerintahan dan dinas terkait Kota Tebing Tinggi. Materi diharapkan mampu membentuk paradigma peserta terkait peran dan kerja relawan.

Ketua Regu Pemadam Kebakaran Kota Tebing Tinggi Lely Suriani mengatakan, relawan harus sigap dalam menghadapi bencana, tidak terkecuali kebakaran. Ia pun mempraktikan cara memadamkan kebakaran yang terjadi di sekitar rumah dengan peralatan yang ada, baik menggunakan handuk basah atau pun alat pemdam api ringan (APAR). Tidak tanggung-tanggung Lely mendemokan cara memakai selang pemadam kebakaran pada saat terjadi kebakaran dari tangki kendaraan

Materi yang disampaikan BNPB  pun tidak kalah menarik. Dalam materi kebencanaan, peserta dilatih menyelamatka korban gempa dan tsunami. Relawan juga dilatih mendirikan tenda pleton dan tenda posko kesehatan untuk para korban saat terjadi bencana.

Penyelenggaraan kegiatan ini diharapkan mampu membentuk pribadi relawam, mulai dari cara pengenalan diri yang baik kepada sesama relawan hingga sikap cepat tanggap saat terjadi bencana. Setelah kegiatan, relawan diharap dapat menerapkan i ilmu yang telah mereka peroleh di daerah masing-masing.[]