MUI Kota Bekasi: Bantuan Pangan Ramadan Sangat Tepat untuk Guru Mengaji Terdampak Pandemi

Sekretaris Umum MUI Kota Bekasi Hasnul Kholid menilai, bantuan pangan akan sangat bermanfaat bagi guru mengaji yang kondisi perekonomiannya terpuruk selama pandemi.

mui kota bekasi
Serah terima Beras Wakaf dari ACT Kota Bekasi kepada MUI Kota Bekasi untuk didistribusikan di tiap-tiap kecamatan. (ACTNews)

ACTNews, BEKASI – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi mengapresiasi aksi Gerakan Sedekah Pangan Ramadhan (GSPR) yang diinisiasi oleh ACT Kota Bekasi di bulan suci ini. Sekretaris Umum MUI Kota Bekasi Hasnul Kholid mengatakan, Ramadan kali ini menjadi momentum kedua kalinya kolaborasi antara MUI Kota Bekasi dan ACT Kota Bekasi dalam mendistribusikan bantuan pangan kepada guru agama, guru mengaji, ustaz, dan ustazah di 12 kecamatan di Bekasi. 

“Ini yang kedua kalinya, masyaallah berkah. Ya Allah pokoknya kami ucapkan terima kasih ACT ya bahwa memang ini riil dan memang MUI diberikan prioritas juga di Ramadan kali ini untuk turut membagikan kepada yang membutuhkan dari kalangan guru ngaji dan ustaz,” kata Hasnul, Selasa (20/4/2021). 

Hasnul menilai, langkah ACT dalam memberikan bantuan pangan sangatlah tepat. Terlebih lagi, para guru mengaji dan ustaz yang berada di bawah binaan MUI Kota Bekasi menjadi kalangan yang terdampak pandemi di Ramadan tahun ini. 

“Sembako memang kelihatannya sangat diperlukan guru ngaji yang terdampak pandemi, khususnya di Ramadan kedua pandemi ini. Jadi sembako menjadi bantuan yang tepat, sebab di satu sisi semua sedang menurun pendapatannya. Apalagi murid-muridnya memang ada yang memberikan (infak), ada yang tidak, sehingga sangat terasa sekali. Begitu juga ustaz-ustaz itu, mohon maaf yang tadinya isi ceramah diberikan besar, tapi saat ini ya paling separuhnya. Jadi kita sama-sama prihatin,” tutur Hasnul. 

ACT Kota Bekasi sebelumnya mendistribusikan 100 paket Beras Wakaf. Beras tersebut didistribusikan kepada guru mengaji dan ustaz di 12 kecamatan di Kota Bekasi. “Kami ucapkan terima kasih kepada ACT, semoga berkah,” imbuh Hasnul.

Sementara itu, Kepala Cabang ACT Kota Bekasi Rizky Renanda mengatakan, kolaborasi antara ACT dan MUI sudah sejak tahun lalu. Ia berharap agar kolaborasi ini dapat memberikan dampak kebaikan terhadap para guru mengaji dan ustaz di Kota Bekasi. 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada MUI Kota Bekasi yang telah memfasilitasi untuk berkolaborasi mendistribusikan bantuan pangan lewat MUI di kecamatan, sehingga ini bisa dapat langsung diterima oleh para guru ngaji dan ustaz. Kami tidak lupa juga untuk mengajak masyarakat luas bersama ACT meringankan beban saudara di bulan Ramadan ini dengan sedekah yang bisa disalurkan melalui laman Indonesia Dermawan,” tukasnya. []