Murid MIT Bina Putera Cendekia Ponorogo Berhasil Padamkan Kobaran Api

Api yang bersumber dari tabung gas serta tong besi berkobar di MIT Bina Putera Cendikia Ponorogo, Sabtu (26/3/2022). Melihat kejadian tersebut, ada dari kalangan murid yang berani memadamkan api.

act ponorogo
Siswa MIT Bina Putera Cendikia Ponorogo saat padamkan api dari tabugn gas. (ACTNews)

ACTNews,  PONOROGO – Kobaran api terlihat di MIT Bina Putera Cendikia Ponorogo, Sabtu (26/3/2022). Api tersebut bersumber dari tabung gas 3 kilogram yang tak terhubung ke kompor. Nyala api cukup besar, membuat tak sedikit siswa merasa takut, kaget, hingga ada yang bersiap dan berani untuk memadamkannya.

Selain dari tabung gas, di MIT Bina Putera Cendikia Ponorogo hari itu juga ada kobaran api dari tong besi. Api membesar dan mengeluarkan asap. Titik panas tersebut menjadi perhatian tak hanya murid, tapi juga guru-guru.

Dari kalangan siswa kemudian ada yang memberanikan diri memadamkan api, walau dengan wajah takut-takut. Tangan mereka mencoba lihai menggunakan alat yang tersedia agar api segera padam. Saat seorang siswa berhasil memadamkan api, riuh dari teman-temannya pun menyambut.

Begitulah kiranya suasana saat tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ponorogo menyambangi MIT Bina Putera Cendikia Ponorogo untuk menggelar Humanity Day. Dalam acara tersebut diadakan juga mitigasi kebakaran. Latihan memadamkan api ini dianggap penting karena kebakaran menjadi salah satu bencana yang paling sering terjadi di tengah masyarakat.

"Kebakaran bisa terjadi karena beberapa faktor, baik faktor alam maupun kelalaian manusia. Yang sering terjadi di sekitar kita biasa bersumber dari korsleting listrik, puntung rokok, pembakaran sampah, maupun kebocoran gas,” ungkap Fadil dari tim Tanggap Darurat ACT-MRI Ponorogo.


Pemadaman api menggunakan karung basah. (ACTNews)

Mitigasi ini diikuti sekitar 400 siswa dari kelas 1 sampai 6. Para guru pun turut antusias dengan acara yang terselenggara di sekolah tersebut.

"Kegiatan pagi ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan tentang mitigasi bencana pada siswa. Karena kebakaran adalah salah satu bencana yang sering terjadi di masyarakat juga. Semoga dengan pelatihan ini kita bisa lebih siap menghadapi ke depannya," ungkap Misiran, Kepala Sekolah MIT Bina Putera Cendekia.[]