Mushaf Al-Qur’an Hadiah Ramadan untuk Pengungsi Anak Rohingya Korban Kebakaran

Aksi Cepat Tanggap membagikan mushaf Al-Qur’an untuk 400 anak pengungsi Rohingya di Kamp Balukhali, Jumat (16/4/2021). Mereka adalah korban kebakaran beberapa waktu lalu. Bantuan Al-Qur’an diharapkan bisa mendukung ibadah tadarus anak-anak Rohingya di bulan Ramadan.

Sebanyak 400 pengungsi anak Rohingya di Kamp Balukhali mendapatkan bantuan  Al-Qur’an. (ACTNews)
Sebanyak 400 pengungsi anak Rohingya di Kamp Balukhali mendapatkan bantuan Al-Qur’an. (ACTNews)

ACTNews, COX’S BAZAR – Berlipat kebaikan hadir di bulan Ramadan. Bulan yang penuh rahmat dan ampunan. Setiap muslim berlomba memperbanyak amalan, salah satunya dengan membaca Al-Qur’an. Namun, bagi anak-anak pengungsi Rohingya di Cox’s Bazar, Bangladesh, mereka tidak bisa untuk setiap saat mengamalkan amalan tadarus karena kebakaran yang melanda kamp Balukhali beberapa waktu lalu telah menghanguskan seluruh harta benda yang mereka miliki, termasuk Al-Qur’an.

Sebagai bentuk dukungan, Aksi Cepat Tanggap mengantarkan wakaf dermawan yang mewujud Al-Qur’an. Sejumlah 400 artikel diberikan,Jumat (16/4/2021). Firdaus Guritno dari Global Humanity Response Aksi Cepat Tanggap menjelaskan, pengungsi anak Rohingya memiliki akses yang terbatas terhadap pendidikan. Mereka menjalani pendidikan informal di madrasah sekitar areal kamp dengan fasilitas seadanya, termasuk tidak memiliki Al-Qur’an.

 

“Dengan bantuan ini, semoga anak-anak pengungsi Rohingya lebih giat lagi belajar Al-Qur’an. Walau di tengah keterbatasan, mereka bisa meluangkan waktu membaca Al-Qur’an setiap hari,” ujar Firdaus. Kebakaran yang terjadi 22 Maret, dua pekan menjelang Ramadan, lalu telah merenggut harta benda pengungsi Rohingya di Kamp Balu Khali.[]