Musim Dingin Ini, Bantuan Pangan Kembali Sapa Pengungsi di Atimah

Bantuan berisi paket pangan dan kebutuhan pokok lainnya diserahkan kepada 255 keluarga prasejahtera.

Relawan ACT di Suriah mengangkat bantuan yang akan dibagikan kepada pengungsi. (ACTNews)

ACTNews, IDLIB – Sepulu tahun krisis kemanusiaan membuat 13,4 juta warganya membutuhkan bantuan dan perlindungan. Pada musim dingin, keperluan hidup mereka semakin mendesak. Para pengungsi membutuhkan semakin banyak makanan dan pakaian hangat.

Merespon kebutuhan pengungsi Suriah, Aksi Cepat Tanggap menyalurkan bantuan musim dingin. Kali ini bantuan pangan hadir untuk keluarga di Kamp Atimah, Idlib, Syria, pada 20-27 Maret lalu. Bantuan berisi paket pangan diserahkan kepada 255 keluarga yang paling membutuhkan.

“Bantuan musim dingin rutin kita berikan untuk pengungsi Suriah. Sebelumnya, pada awal November kami juga pernah mengantarkan bantuan selimut dan pakaian hangat untuk mereka,” ujar Firdaus Guritno dari Tim Global Humanity Response ACT. 


 

Musim dingin selalu mencekam di Kamp Atmeh, Idlib Utara. Ribuan penungsi yang berjejal di wilayah itu tidak menambah kehangatan sama sekali, yang ada setiap tahun para pengungsi harus berjuang melawan dingin dari balik tenda. Bantuan yang bisa terus hadir untuk pengungsi Suriah pun tidak lepas dari kedermawanan masyarakat Indonesia yang telah membantu melalui Indonesiadermawan.id dan kitabisa.[]