Nak, Mata Nenek Enggak Bisa Melihat

"Nak, mata nenek enggak bisa melihat. Sudah dua tahun nenek mengalami katarak, awalnya cuma mata sebelah kanan. Sekarang mata sebelah kiri (sakit) juga," tutur Wati kepada ACTNews.

Nak, Mata Nenek Enggak Bisa Melihat
Wati Naniawati (61), seorang penderita katarak di Kampung Muka, Jakarta Utara. (ACTNews/Ichsan Ali)

ACTNews, JAKARTA UTARA – Warga memadati pelayanan kesehatan gratis Aksi Cepat Tanggap (ACT) di halaman Masjid Jami Attaubah, Kampung Muka, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (29/10/2021).  Tampak dari kejauhan seorang nenek kesulitan berjalan. Langkah demi langkah ia ambil secara hati-hati. Ia berjalan sembari dituntun anak bungsunya.

Nenek ini adalah Wati Naniawati (61),  ia kesulitan berjalan bukan karena sakit di kaki, tetapi karena kedua matanya tidak lagi bisa melihat. Pandangan matanya gelap gulita karena tertutup katarak.

"Nak, mata nenek enggak bisa melihat. Sudah dua tahun nenek mengalami katarak, awalnya cuma mata sebelah kanan. Sekarang mata sebelah kiri (sakit)  juga," tutur Wati kepada ACTNews.

Wati bercerita, sebelum kedua matanya terkena katarak. Ia adalah pedagang keliling pakaian dan perabot rumah tangga di Kampung Muka. Tiap hari, banyak orang menitipkan dagangannya kepada Wati untuk dijual kembali, baik barang baru maupun bekas pakai.