Nenek Iya Berharap Mandiri lewat Bantuan Sahabat UMI

Nenek Iya yang berusia 53 tahun masih harus menjadi penopang keluarga 10 tahun belakangan. Perempuan asal Desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung ini, kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari sebab modal yang minim.

Nenek Iya menunjukan pindang buatannya. (ACTNews/Irvan Apriana)

ACTNews, BANDUNG – Berdagang ikan pindang jadi pilihan Nenek Iya, warga Ciganitri RT 01 RW 11, Desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Nenek 53 tahun itu harus menjadi tulang punggung keluarga sejak sekitar 10 tahun lalu.

Kondisi suaminya yang sakit-sakitan membuat dirinya harus mengemban tanggung jawab itu. Tiga anaknya tidak bisa berbuat lebih. Pasalnya mereka yang sudah menikah tidak memiliki pekerjaan tetap alias buruh serabutan.

Awalnya Nenek Iya berjualan ikan pindang lewat pihak kedua dengan cara bagi hasil akibat keterbatasan modal yang dimiliki. Tentu hasil yang diperoleh masih sangat kurang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun kini, Nenek Iya sudah lebih tersenyum lebar. Berkat modal usaha dari para donatur melalui program Sahabat Usaha Mikro Indonesia (UMI), Nenek Iya bisa berjualan ikan pindang secara mandiri.


Nenek Iya membuka dagangan ikan pindang miliknya. (ACTNews/Irvan Apriana)

Bantuan tersebut disampaikan ACT Jawa Barat kepada Nenek Iya secara bertahap pada bulan Desember 2020 dan Rabu (6/1/2021) sebagai modal membeli bahan pokok dan alat penunjang usaha ikan pindang miliknya. Saat kunjungan kedua ke rumah seluas 3 x 6,5 meter yang beliau tinggali bersama suami, 3 anak dan pasangan, serta cucu-cucunya, Tim ACT Jawa Barat melihat langsung senyuman Nek Iya yang sedang membuat ikan pindang.

“Alhamdulillah Aa, Ibu sudah bisa membeli dan membuat ikan pindang sendiri. Terus tidak khawatir lagi harus ganti rugi kalau misal pindangnya belum habis,” ucap Nek Iya lirih.


Kebahagaiaan makin terpancar dari raut wajah beliau, ketika tim ACT menyampaikan bahwa Nek Iya akan diberikan tambahan modal lagi untuk membuat ikan pindang. “Nenek Iya berucap syukur tiada henti. Tak lupa beliau juga mendoakan agar Tim ACT dan para dermawan selalu dalam keadaan sehat dan perlindungan Allah SWT,” ungkap Kepala Cabang ACT Jawa Barat Trisna Adi Permana.

Trisna menjelaskan, ACT dan MRI Kota Bandung berkomitmen membangkitkan semangat kemanusiaan di tengah pandemi Covid-19 lewat berbagai bantuan. “Salah satunya adalah bantuan modal usaha, dan ini akan terwujud dengan semangat kedermawanan. Sahabat Dermawan tetap dapat memberikan dukungan melalui sedekah terbaik melalui Indonesia Dermawan atau rekening BNI Syariah di nomor 44 0000 5051 atas nama Yayasan Aksi Cepat Tanggap,” tutup Trisna.[]