Nizar Aditya: Jadi Relawan adalah Salah Satu Alasan Hidup

Berangkat dari pengalaman buruknya membantu warga yang kesulitan akibat bencana alam, Muhammad Nizar Aditya kini semakin mencintai dunia kerelawanan. Baginya relawan adalah salah satu alasan kenapa manusia hidup.

relawan nizar aditya
Muhammda Nizar Aditya. (ACTNews)

ACTNews, LUMAJANG – Dunia relawan adalah dunia yang sangat luas. Menjadi suatu kehormatan bagi Anggota Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Muhammad Nizar Aditya bisa mengarungi dunia yang luas tersebut.

Dunia kerelawanan sudah Adit, sapaannya, geluti sejak 2018. Ia baru bergabung dengan MRI pada 2020. Adit tertarik menjadi relawan karena memiliki pengalaman yang kurang mengenakkan saat ingin mengirim bantuan untuk korban bencana di Lombok. 

“Waktu gempa di Lombok, saya bersama teman-teman mengirim bantuan via darat tapi di tengah jalan dijarah. Akhirnya kita balik lagi. Dari kejadian itu saya berpikir, bagaimana membantu langsung ke pusat bencana?” ujar Adit saat diwawancarai ACTNews, Rabu (19/1/2022).

Saat ini, Adit merasa keputusannya menjadi relawan sangatlah tepat. Ia seperti menemukan alasan hidup di dunia ini selain beribadah. 

“Menjadi relawan seperti menemukan alasan untuk hidup. Jadi untuk menolong dan memberikan bantuan kepada sesama yang mengalami kesulitan,” ujar Aditya. 

Selain itu, sejak menjadi relawan, naluri dan kepedulian untuk membantu sesama menggebu-gebu. Menurut Adit, dalam kondisi tertentu, banyak warga membutuhkan bantuan relawan. 

Belum lama ini, Adit pun masih ingat pengalaman saat menemukan korban hilang erupsi Semeru. Saat itu, keluarga korban sangat berterima kasih. “Melihat ungkapan syukur bercampur tangis, saya berpikir, bagaimana kalau yang hilang keluarga saya? Mungkin saya juga akan berharap anggota keluarga ditemukan, meski dalam keadaan meninggal,” pungkasnya.[]