November Ini, 1.400 Pasien Terlayani Klinik Indonesia di Rafah

Pasien yang datang mendapatkan penanganan dari dokter dan tim medis ACT yang profesional. Selain dokter umum, ada juga dokter ortopedi, dokter ahli penyakit jantung, hingga ahli bedah saraf.

indonesia medical clinic
Warga Palestina mendapatkan pelayanan medis dari IMC di Rafah. (ACTNews)

ACTNews, GAZA – Selama satu bulan terakhir, 1.400 warga Palestina mendapatkan layanan kesehatan gratis dari klinik Indonesia di Rafah. Firdaus Guritno dari tim Global Humanity Response ACT menjelaskan, pasien yang datang mendapatkan penanganan dari dokter dan tim medis ACT yang profesional. Selain dokter umum, ada juga dokter ortopedi, dokter ahli penyakit jantung, hingga ahli bedah saraf.

"Klinik ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas medis yang cukup memadai, seperti bedah tingkat menengah, hingga ruang darurat yang akan menampung pasien kritis.” terang Firdaus, Kamis (25/11/2021).

Firdaus menambahkan, tidak hanya layanan medis, namun seluruh obat juga diberikan gratis kepada para pasien. "Para pasien yang datang ke klinik ini sangat bersyukur bisa mendapat pelayanan medis gratis. Jarang sekali mereka bisa memeriksakan diri ke dokter. Selama ini, untuk sekadar membeli makan saja, banyak yang kesulitan. Mereka tidak memiliki uang yang cukup untuk pergi ke dokter atau rumah sakit swasta," jelas Firdaus.


Pasien anak-anak menjalani pemeriksaan di Klinik Indonesia di Rafah.  (ACTNews)

Klinik di Rafah adalah satu dari lima klinik yang didirkan ACT untuk memenuhi kebutuhan medis warga Palestina di Gaza. Bersinergi dengan ambulans dermawan, klinik ini juga menyediakan layanan kesehatan ke rumah (home care). Tim medis ACT berkeliling menggunakan ambulans untuk memberikan perawatan kepada warga Gaza yang sakit di rumahnya.[]