Nyaris Ambruk, Rumah Siti Kini Berdiri Asri

Rumah Siti nyaris ambruk dan tak layak untuk dihuni. Namun kini, rumah telah direnovasi, berdiri gagah dengan rerumputan rapi tumbuh di halamannya.

Peresmian rumah baru Siti di Balikpapan dari ACT yang dihadiri sejumlah komunitas dan pengurus lingkungan sekitar. (ACTNews)

ACTNews, BALIKPAPAN Bahagia tergurat di wajah Siti Asiah (58). Rumahnya yang asri di Kelurahan Baru Tengah, Balikpapan Barat, Balikpapan pada Ahad (8/3) diresmikan. Bangunan ini baru saja selesai direnovasi oleh ACT Kalimantan Timur, yang mana pengerjaannya dimulai sejak beberapa pekan lalu.

Siti Asiah merupakan janda beranak tiga. Sebelum direnovasi, rumahnya tidak layak huni. Bertahun-tahun ia bertahan di sana dengan kondisi ekonomi yang prasejahtera.

Muhammad Iqbal dari Tim Program ACT Kalimantan Timur mengatakan, renovasi rumah Siti merupakan implementasi dari program Mobile Social Rescue. Dana untuk renovasi rumah Siti didapatkan dari penggalangan secara daring melalui Kitabisa. Selain itu berbagai komunitas di Kaltim juga turut menyumbangkan dana. “Hasilnya, kini rumah Bu Siti layak untuk dihuni kembali,” jelasnya, Ahad (8/3).

Peresmian rumah baru Siti ini dihadiri sejumlah komunitas dan ketua lingkungan tempat Siti tinggal. “Alhamdulillah ACT bekerja sama dengan Komunitas Orang Pinggiran (KOPI) serta sembilan komunitas lainnya di Balikpapan, seperti Laskar Merah Putih (LMP), Donasi Ceria, Sedekah Happy House, Lets Go Sedekah Balikpapan, Balikpapan Tolong Menolong, Balikpapan Gerakan Cepat, Orang Tua Asuh Balikpapan (OTAB), Komunitas Relawan Balikpapan, Komunitas Insan Peduli. Teirma kasih banyak kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan rumah ini. Tujuannya adalah menggerakkan berbagai elemen masyarakat untuk bisa tolong menolong dalam kebaikan. Kami berharap ikhtiar ini bisa menjadi penggerak  kebaikan yang bersifat jangka panjang ke depannya,” jelas Muhammad Iqbal.

Ahmad Basir selaku Ketua Komunitas Orang Pinggiran (KOPI), yang turut menggalang dana, juga bersyukur atas bantuan para dermawan untuk Siti. “Alhamdulillah bentuk kepedulian ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang membutuhkan. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut, karena ini bentuk tanggung jawab kita bersama untuk menyejahterakan warga dari berbagai sektor,” ungkapnya.

Melihat rumahnya kini berdiri gagah dan asri, Siti sangat bersyukur. Ia tak bisa berbicara banyak mengingat kondisi kejiwaannya yang labil akibat trauma di masa lalu. Namun, ia begitu terharu melihat rumahnya kini berubah menjadi hunian cantik dengan taman minimalis di depannya.

Program renovasi rumah ini merupakan yang kedua dari ACT Kaltim. Sebelumnya sebuah rumah di Jalan Selili Manggar, Balikpapan Timur telah direnovasi. Kebaikan ini akan terus dijalankan ACT Kaltim melalui program bedah rumahnya.[]