Nyaris Tak Ada Daging Kurban di Pulau Borang

Tahun ini tak ada satu pun penyembelihan hewan kurban di Pulau Borang, Kabupaten Banyuasin. Global Qurban - ACT Sumatra Selatan menjadi satu-satunya penyalur amanah kurban tahun ini.

Nyaris Tak Ada Daging Kurban di Pulau Borang' photo
Anak-anak di Pulau Borang, Banyuasin, tampak ceria usai dibagikan daging kurban. (ACTNews/Aditya Marsello)

ACTNews, BANYUASIN – Global Qurban - ACT Sumatra Selatan menjadi satu-satunya penyalur amanah kurban untuk masyarakat Pulau Borang, Kabupaten Banyuasin di Iduladha 1441 Hijriah ini. Ratusan paket daging didistribusikan kepada para warga prasejahtera Pulau Borang, Sabtu (1/8).

Perjalanan menuju pulau Borang ditempuh dengan sekitar 40 menit melalui jalur darat dari Kota Palembang. Lalu dilanjut jalur air selama 15 menit menggunakan perahu (ketek). Tantangan belum usai, akses jalan menuju dari satu rumah warga ke rumah yang lain juga masih ala kadarnya. Tim Global Qurban - ACT harus melalui jembatan setapak terbuat dari tumpukan kayu yang mulai usang dan rapuh.

Pulau yang berada di antara aliran Sungai Musi itu memiliki luas lebih dari 400 hektare, dengan jumlah penduduk sebanyak 170 KK yang dibagi menjadi tiga rukun tetangga, yaitu RT 08, RT 09A, dan RT 09 B. 

Berdasarkan informasi dari warga, tahun ini tak ada satu pun penyembelihan hewan kurban di Pulau Borang. "Kami bersyukur nian karena tahun ini pacak ngerasoke (dapat merasakan) daging sapi dari ACT. Alhamdulillah terimo kasih sudah jauh-jauh ke sini. Tahun ini hewan kurban di tempat kami yo cuma dari Global Qurban - ACT ini lah," ujar Maman, salah satu warga yang mendapatkan daging kurban.

Mayoritas warga Pulau Borang berprofesi sebagai petani, buruh harian, hingga nelayan. Penghasilan sehari-hari yang tidak menentu, ditambah pandemi yang mempengaruhi warga kesulitan memenuhi kebutuhan ekonomi. 

"Kami memilih lokasi pulau Borang untuk wilayah distribusi kurban di tahun ini karena kami ingin nikmat daging kurban bukan hanya dirasa warga prasejahtera di perkotaan, namun juga dapat dirasakan oleh warga di daerah yang akses menuju tempat tinggal dari pusat kota cukup sulit," jelas Kepala Cabang Global Qurban - ACT Sumsel Deni Marlesi.

Selain Pulau Borang, Global Qurban juga mendistribusikan 200 paket daging kurban kepada warga prasejahtera di sejumlah kota/kabupaten, yaitu Palembang, Baturaja, Banyuasin, hingga Pagaralam.

Bekerjasama dengan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di kota Palembang, Global Qurban - ACT melaksanakan proses pemotongan hingga pengemasan di tempat yang sama, untuk menghindari kerumunan warga demi mencegah laju penyebaran Covid-19.

Usai kurban, Deni juga berharap sahabat dermawan terus masyarakat di Palembang yang membutuhkan. Menurut Deni, masih banyak yang harus dibantu saat pandemi masih terus berlanjut. “Mari kita ikhtiarkan kehidupan yang lebih baik,” tutupnya.[]


Bagikan