Omzet Warung Kristin Turun Separuh Dampak Erupsi Semeru

Sekali pun warung Kristin tidak mengalami kerusakan, tetapi omzetnya turut turun hingga setengah.

umkm semeru
Untuk kebutuhan sehari-hari, Kristin berjualan barang kelontong di rumah. (ACTNews)

ACTNews, KABUPATEN LUMAJANG – Warung kelontong Kristin Agustina (30) memang tidak terdampak langsung erupsi Gunung Semeru yang terjadi beberapa waktu lalu. Tempat tinggal Kristin di Desa Sumber Mujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, terletak sekitar tiga kilometer dari titik terparah di Dusun Curah Kobokan. Namun, usaha Kristin terkena imbasnya.

“Sebelum erupsi, bisa dapat penghasilan Rp100-150 ribu. Setelah erupsi hanya dapat setengah,” terang Kristin, Rabu (29/12/2021) lalu.

Menurut Kristin, kondisi ini terjadi karena daya beli masyarakat menurun setelah erupsi Pembeli warung Kristin yang kebanyakan petani belum kembali mendapatkan penghasilan.

Padahal, warung kelontong Kristin satu-satunya sumber penghasilan keluarga karena suami Kristin yang bekerja sebagai petani. Warung milik Kristin termasuk warung yang mendapatkan bantuan Wakaf Modal UMKM pada hari itu. "Uang modal akan saya belikan kompor gas, karena kompor yang digunakan sekarang pinjaman orang. Sisanya akan saya belikan barang dagangan," kata Kristin.

Program Wakaf UMKM merupakan salah satu bagian ikhtiar pemulihan pascabencana yang dilakukan Global Wakaf-ACT. Lewat Wakaf Modal UMKM, Global Wakaf-ACT berharap dapat mendorong kembali geliat pengusaha ultra-mikro, sehingga ekonomi dapat kembali pulih. []