Operasi Beras Gratis Meluas hingga ke Klaten

Di Kabupaten Klaten, ACT Solo mendistribusikan 250 kilogram beras untuk 50 keluarga prasejahtera pada Sabtu (4/4).

Warga prasejahtera di Klaten menerima bantuan Operasi Beras Gratis dari ACT Solo. (ACTNews/Adhista)

ACTNews, KLATEN - Operasi Beras Gratis terus menjangkau masyarakat Indonesia yang membutuhkan di berbagai wilayah. Di Kabupaten Klaten, ACT Solo mendistribusikan 250 kilogram beras untuk 50 keluarga prasejahtera pada Sabtu (4/4).

Kapala Cabang ACT Solo Septi Endrasmoro menjelaskan bahwa Operasi Beras Gratis ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pangan warga, umumnya pekerja harian, yang ekonominya terdampak langsung oleh pandemi Covid-19. “Bantuan beras ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat prasejahtera di tengah bencana wabah corona. Situasi sulit seperti ini menjadi momen bagi kita untuk saling menguatkan, melalui kepedulian dan kedermawanan,” ujar Septi.

Ia juga menambahkan bahwa selama masa pandemi Covid-19, ACT Solo melakukan sejumlah aksi penanganan dampak corona. Misalnya saja penyemprotan disinfektan, Operasi Makan Gratis, pembagian masker dan Alat Pelindung Diri (APD) kepada tim medis, pembagian hand sanitizer untuk masyarakat, dan program Beras Untuk Santri Indonesia (BERISI). 

Marsuti (55), salah satu penerima manfaat, berterima kasih kepada dermawan Indonesia dan ACT Solo telah memberikan bantuan beras kemasan 5 kg tersebut. Ia mengungkapkan, selama pandemi dirinya kesusahan untuk mencari nafkah dengan profesi yang dijalani, yaitu mencari barang bekas bersama suaminya untuk dijual kembali. 

“Kalau biasanya saya bisa mendapatkan sekitar 50 ribu rupiah. Karena ada virus corona,  dapat 30 ribu rupiah pun saya sudah bersyukur dan alhamdulillah bantuan beras ini sangat meringankan beban kami saat ini,” tutur Marsuti.

Sejak diluncurkan pada Kamis (2/4) lalu oleh ACT dan TNI, Operasi Beras Gratis terus menjangkau masyarakat Indonesia yang ekonominya terdampak langsung pandemi corona. Selain Jabodetabek, Operasi Beras Gratis telah menyasar warga prasejahtera di Palembang, Surabaya, Semarang, Batu, Yogyakarta, Tasikmalaya, dan beberapa kota/kabupaten lainnya. DItargetkan 1.000 ton beras terdistribusi di masa darurat Covid-19 ini.[]