Operasi Beras Gratis Menyapa Warga Bandung Barat

Pandemi yang belum juga selesai membawa dampak yang cukup panjang bagi masyarakat, salah satunya sulitnya pemenuhan pangan. Untuk itu, ACT bersama dermawan mendistribusikan pangan melalui Operasi Beras Gratis.

Santri di Bandung Barat menerima beras dari program Operasi Beras Gratis. Selain santri, warga di sekitar pesantren pun mendapatkan beras dari para dermawan ini. (ACTNews/Husein)

ACTNews, BANDUNG BARAT – Operasi Beras Gratis sebagai ikhtiar meredam dampak pandemi terus Aksi Cepat Tanggap (ACT) jalankan hingga hari ini. Sasaran penerima manfaat tentu saja masyarakat prasejahtera yang ekonominya terdampak pandemi. Berkolaborasi dengan berbagai pihak, aksi ini pun hadir di tengah-tengah warga prasejahtera yang membutuhkan.

Seperti yang dilakukan pada Selasa (13/10) lalu. Bertempat di Kampung Sarongge, Desa Girimukti Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, sebanyak 300 kilogram Beras Wakaf produk dari Global Wakaf-ACT terdistribusi ke warga setempat. Pendistribusian dilakukan di Pondok Pesantren Al Qidis Salafi yang ada di kampung tersebut. Sambutan baik pun datang dari warga setempat.

Nasep, salah satu warga Kampung Sarongge mengatakan, sejak pandemi melanda Maret lalu hingga hari ini, perekonomian warga juga terpengaruh. Walau jauh dari Ibu Kota Jakarta sebagai episentrum sebaran utama virus, warga di sana pun turut merasakan dampaknya. Salah satu sentra pembuatan tas ini terpaksa berhenti sementara waktu akibat adanya pembatasan sosial berskala besar yang berlaku di berbagai kota.

“Bantuan beras ini sangat membantu. Semoga ACT dan dermawan semuanya terus diberikan kekuatan dan kesehatan agar terus bisa menjadi kepanjangan tangan kebaikan,” ungkap Nasep, Selasa (13/10).

Adi Nurdiansyah dari Tim Program ACT Jawa Barat mengatakan, Beras Wakaf yang tersalurkan dari program Operasi Beras Gratis merupakan hasil dari kebaikan masyarakat yang disalurkan melalui ACT. Warga prasejahtera menjadi target utama sebagai penerima manfaat. “Aksi ini merupakan ikhtiar kita bersama untuk menanggulangi dampak pandemi,” jelas Adi, Selasa (13/10).

Produk Beras Wakaf merupakan barang yang didistribusikan untuk Operasi Beras Gratis ini. Selain itu, ACT juga memiliki program Beras untuk Santri Indonesia (BERISI) yang menyasar para santri di pesantren prasejahtera sebagai penerima manfaat. Semua aksi itu pun adalah buah dari kedermawanan masyarakat.

“Kesempatan untuk terlibat dalam aksi kebaikan ini terus ACT buka melalui laman Indonesia Dermawan sebagai medium sedekah tanpa konfirmasi. Nantinya, dana yang terkumpul akan kami implementasikan untuk aksi kebaikan. Pasalnya, masih banyak saudara kita yang kekurangan hingga hari ini,” ajak Adi.[]