Operasi Gizi Anak Indonesia Wujudkan Indonesia Bebas Gizi Buruk

Program Operasi Gizi Anak Indonesia (OGAI) bertujuan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan membebaskan anak-anak Indonesia dari gizi buruk. Melalui program ini beragam kegiatan dilakukan antara lain penyuluhan kesehatan tentang gizi dan pemberian makanan dengan gizi seimbang.

penyuluhan gizi
Suasana penyuluhan tentang gizi oleh tim Humanity Medical Services ACT di Tempat Pelelangan Ikan Kamal Muara.(ACTNews/Muhamad Ubaidllah)

ACTNews, JAKARTA UTARA – Permasalahan gizi di Indonesia masih perlu diperhatikan. Kondisi gizi anak-anak Indonesia, khususnya di pedesaan dan perkampungan kumuh yang dipadati penduduk sangat memprihatinkan.

Melihat kondisi tersebut, Humanity Medical Services Aksi Cepat Tanggap (ACT) menginisiasi program Operasi Gizi Anak Indonesia (OGAI). Salah satu aksi perdana dilakukan di Kelurahan Kamal Muara, Penjaringan Jakarta Utara. Bertempat di Tempat Pelelangan Ikan Kamal Muara, tim HMS ACT memberikan edukasi kandungan gizi seimbang kepada orang tua dan anak.

Kelurahan Kamal Muara Ini dipilih karena beberapa alasan yakni, mata pencaharian mayoritas warga adalah nelayan, sumber air konsumsi antara lain air asin karena terletak di dekat laut, sampah yang berserakan terutama di kolong-kolong rumah dan got, dan wilayah ini sering dilanda banjir rob.

Harum Aulia, dari tim HMS ACT menerangkan, kondisi lingkungan itu berakibat pada kesehatan anak-anak. Karena lingkungan tempat tumbuh kembangnya kumuh, padat penduduk, dan orang tua yang pra sejahtera membuat kesehatan dan asupan gizi anak-anak kurang diperhatikan.

“Banyak orang tua di sini (Kamal Muara) masih belum mengerti tentang  gizi seimbang. Anak-anak diberi makan yang penting mereka suka, mau makan, atau seadanya saja. Ini satu sebab gizi anak kurang atau tidak tercukupi. Pertumbuhan dan kondisi kesehatan anak yang menjadi korban,” kata Ahli Gizi HMS ACT Harum Aulia, Jumat (4/6/2021). 

Harum melanjutkan, dalam program OGAI dilakukan beberapa kegiatan antara lain pemberian susu UHT untuk anak-anak, pembagian makanan dengan gizi seimbang, dan edukasi berupa penyuluhan gizi seimbang bagi anak-anak. Melalui program OGAI, diharapkan tingkat kesehatan masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak dapat meningkat sehingga Indonesia keluar dari kelompok negara dengan kekurangan gizi tertinggi. 

“Permasalahan kesehatan di Indonesia harus diselesaikan secara gotong royong. Selain petugas kesehatan, masyarakat harus perhatian dengan kondisi kesehatannya. Salah satu cara dengan memakan makanan yang mengandung gizi seimbang. Jadi cita-cita menjadi negara sehat bisa terwujud,” ujarnya. 

Mulyani, salah satu warga Kamal Muara yang mengitui penyuluhan OGAI, mengatakan, program ini memberikan ia pemahaman tentang gizi makanan. Bukan hanya pemahaman yang bersifat materi tetapi juga praktik dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga orang tua tidak kesulitan dalam menerapkannya.

“Bagus banget, ada program ini. Biasanya kan orang tua sibuk menggemukkan dirinya sendiri, anaknya kurus. Anaknya makannya apa aja, yang penting mau. Anak-anak kan biasanya rewel, jadi enggak dipikirkan makannya, yang penting mau (makan). Semoga program ini bisa berlanjut dan terus mendampingi warga biar lebih tahu,” katanya.[]