Operasi Makan Gratis di Tanjung Duren Disambut Antusias Warga

Bekerja sama dengan Warteg Putra Bahari Tanjung Duren, ACT menghadirkan 100 porsi makanan gratis setiap harinya mulai Senin (23/3). Pembagian makanan gratis ini terutama karena ekonomi masyarakat mulai terdampak akibat pandemi Covid-19.

Operasi Makan Gratis di Tanjung Duren Disambut Antusias Warga' photo
Ibu-ibu yang antusias mengisi kupon Operasi Makan Gratis. (ACTNews/Reza Mardhani)

ACTNews, JAKARTA – Warteg Putra Bahari yang terletak di Tanjung Duren, Jakarta Barat, membagikan 100 porsi makanan gratis untuk warga sekitar dan ojek daring yang berlalu lalang. Pembagian makanan tersebut bagian dari Operasi Makan Gratis yang diinisiasi ACT bekerja sama denga sejumlah warteg di masa darurat Covid-19 ini.

Pendistribusian ratusan porsi makanan siap santap kepada masyarakat dilakukan pada Senin (23/3). Setelahnya masyarakat dapat langsung mendapatkan nasi yang telah dipersiapkan oleh Warteg Putra Bahari Tanjung Duren. Anang selaku pengelola warteg merasa senang dengan adanya program ini karena mereka dapat berbagi dengan orang lain.

“Kami juga senang (bisa memberi) untuk warga-warga setempat, buat ojek online, ibu-ibu jompo, anak-anak yatim. Mereka juga senang mendapatkan nasi bungkus. Cukup senanglah kami sebagai pemilik warteg bisa berbagi dengan adanya suasana seperti ini,” kata Anang.

Suasana yang dimaksud Anang adalah di masa pandemi virus corona ini. Sebagian masyarakat yang berpenghasilan dari luar rumah, mau tidak mau pendapatannya harus turun. Hal ini dikarenakan imbauan untuk menjaga jarak fisik dan membatasi aktivitas agar virus corona tidak menular ke orang lain. Antusias masyarakat dibuktikan dengan makanan yang habis kurang dari setengah jam setelah dibagikan.

”Mereka juga membutuhkan nasi karena orang-orang banyak yang libur kerja, jadi pendapatan mereka berkurang. Dampaknya ke semua, libur kerja tidak ada pemasukan. Seperti supir angkot, ojek online. Dengan adanya layanan warteg gratis, mereka jadi antusias (menyambutnya),” jelas Anang. Ia berterima kasih kepada ACT yang telah berkolaborasi bersama mereka melalui program ini.

Soleh, salah satu pengemudi ojek daring yang mendapatkan makanan gratis, mengaku senang dengan hadirnya program ini. Karena semenjak mewabahnya virus corona di Indonesia, penghasilnya ikut terdampak. Sebelumnya ia bisa mengantar lebih dari 10 orang, sekarang di bawah 10 orang atau tidak sama sekali.

“Hari ini sudah 8, alhamdulillah daripada kosong, biasanya bisa lebih dari 10. Karena sekarang kan sedang ada virus corona. Lumayanlah (dengan adanya Operasi Makan Gratis), duit yang harusnya dipakai untuk makan, jadi utuh. Sekarang ini pendapatan pas sekali, benar-benar lagi menurun. Jalanan sepi, order-an juga ikut sepi,” tutur Soleh.

Operasi Makan Gratis Bersama 1.000 Warteg yang telah beraktivitas sejak Senin (22/2) lalu, diluncurkan pada Selasa (24/3) ini. ACT mengaktivasi lagi 100 warteg yang bekerja sama dalam program ini. Masing-masing warteg nantinya akan membagikan 100 makanan gratis setiap harinya.

“Kita aktivasi lagi 100 warteg pada hari ini. Target kita ada 1.000 warteg di Jakarta yang akan bekerja sama untuk membantu saudara-saudara kita selama masa-masa darurat virus corona ini. Mudah-mudahan ke depannya, semakin banyak lagi yang dapat kita bagikan sehingga dampaknya juga semakin meluas,” kata Sutaryo dari Tim Program ACT. []


Bagikan