Operasi Makan Gratis Digelar di Lokasi Bekas Banjir Kalsel

Kabupaten Tanah Laut menjadi salah satu wilayah yang terdampak banjir besar yang melanda Kalsel Januari lalu. Dampaknya, banyak warga yang masih mencoba bangkit pascabencana yang berbarengan dengan pandemi berkepanjangan.

act kalimantan selatan
Distribusi hidangan siap santap di Tanah Laut, Kalimantan Selatan. (ACTNews)

ACTNews, TANAH LAUT – Imbas pandemi yang belum usai juga dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di Tanah Laut. Apalagi, kabupaten yang berada di Kalimantan Selatan tersebut juga menerapkan PPKM sehingga banyak segi kehidupan yang turut berubah. Termasuk ekonomi, yang kemudian membawa efek panjang hingga sulit memenuhi kebutuhan pangan.

Berangkat dari kondisi yang tim ACT temui inilah kemudian, bersama Masyarakat Relawan Indonesia, menghadirkan Operasi Makan Gratis. Aksi ini digelar di Desa Panggung Baru, Kecamatan Pelaihari, pada akhir Agustus lalu. Warga prasejahtera dan pekerja harian, seperti buruh, menjadi target utama penerima manfaat.

“Sejak pertama dilakukan pada awal pandemi di tahun 2020 lalu, aksi ini disambut baik masyarakat. Sasarannya pun meluas, yang awalnya untuk tenaga kesehatan, kini merambah hingga pekerja harian, warga prasejahtera, hingga santri,” ungkap Ketua MRI Tanah Laut Fuad Amin.

Perlu diketahui, lokasi distribusi Operasi Makan Gratis ini merupakan salah satu titik yang ikut terendam banjir besar di Kalsel Januari lalu. Banyak warga yang hingga kini masih mencoba bangkit, khususnya mereka petani yang lahannya terendam air. Kesulitan memang dihadapi, pasalnya, bencana berbarengan dengan pandemi panjang.

“Ternyata mereka tahun ini mengalami gagal panen akibat banjir yang terjadi awal tahun. Setelah banjir usai pun, petani mencoba menanam kembali, tetapi tetap saja gagal dan sebagian bibit sudah tumbuh karena kebasahan,” ujar Fuad.

Selain hidangan siap santap, ACT bersama MRI di Kabupaten Tanah Laut juga membagikan paket pangan lewat Operasi Pangan Gratis. Bahan pokok seperti beras, telur, minyak goreng dan sebagainya menjadi bahan utama yang dibagikan.[]