Operasi Pangan Gratis Hadir Bagi Warga Prasejahtera di Parung Panjang

Ratusan makanan siap saji dibagikan untuk masyarakat prasejahtera, termasuk pekerja serabutan yang penghasilannya anjlok sebab pandemi Covid-19.

Ratusan makanan siap saji dibagikan untuk masyarakat prasejahtera, termasuk pekerja serabutan yang penghasilannya anjlok sebab pandemi Covid-19.
Banyak dari penerima manfaat mengaku sulit memenuhi kebutuhan harian akibat dari adanya pandemi. (ACTNews)

ACTNews, BOGOR BARAT –  Terus meluaskan manfaat, kali ini Operasi Pangan Gratis hadir di wilayah Bogor Barat, tepatnya di Kelurahan Parung Panjang. Ratusan makanan siap saji dibagikan untuk masyarakat prasejahtera melalui armada Humanity Food Truck pada Senin (26/7/2021) kemarin. 

Para pemecah batu merupakan salah satu yang merasakan manfaat dari aksi ini. Dalam kesempatan tersebut mereka juga menuturkan, bahwa pekerjaan mereka turut terdampak pandemi. Penghasilan mereka menurun sejak tahun lalu, dan sulit memenuhi kebutuhan pangan yang layak.

"Kalau truk enggak bisa jalan, kita tidak bisa naikin batu. Kalau sudah begitu, artinya kita tidak dapat uang, sedangkan keluarga harus makan. Dari pekerjaan ini semenjak pandemi saya mendapat bayaran Rp30 ribu per kubik, sehari bisa dapat dua kubik. Kalau sebelum pandemi bisa dapat empat kubik. Ya mau bagaimana lagi, yang saya punya hanya tenaga,” ujar Mohtar salah seorang pemecah batu.

Lebih lanjut, pria berusia 48 tahun mensyukuri adanya Operasi Pangan Gratis, sebab ia bisa menghemat pengeluarannya dari bantuan tersebut. Mohtar berharap, aksi serupa bisa kembali hadir di wilayahnya.

Selain para pemecah batu, distribusi bantuan makanan ini juga diberikan para para pedagang kecil, anak-anak yatim, dan warga yang sedang menjalani isoman di Parung Panjang. Proses distribusi tidak dilakukan sendiri oleh Tim ACT. Namun, juga bekerja sama dengan para relawan dan pihak masjid setempat.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) setempat mengatakan, pihaknya sangat takjub dengan kedatangan armada Humanity Food Truck di wilayahnya. Ia mengaku baru kali ini mendapati truk dengan dapur di dalamnya.

"Kendaraan ini sangat luar biasa, hadir di sini atas kepedulian terhadap warga parung panjang. Di masa pandemi ini, banyak warga di sekitar yang merasakan dampak penurunan pendapatan terutama pedagang kecil. Sekali lagi saya ucapkan banyak terima kasih atas bantuan makan gratis yang diberikan oleh ACT. Insyaallah ke depan, kita bisa bekerja sama baik lagi," tutur Ketua DKM tersebut kepada Tim ACT. []