Operasi Pangan Gratis Jangkau Tenaga Medis di RSUD Dr. Moewardi Solo

Operasi Pangan Gratis menjangkau para tenaga medis di RSUD Dr. Moewardi Solo. Rumah sakit tersebut merupakan salah satu rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 di Kota Solo.

ACT Solo mengantarkan makanan siap santap dan bantuan beras untuk memenuhi kebutuhan pangan tenaga medis di RSUD Dr. Moewardi Solo. (ACTNews/Aulia Nada)

ACTNews, SOLO - Dukungan pada para pejuang medis sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19 terus mengalir dari berbagai elemen bangsa. ACT Solo senantiasa membantu upaya tenaga medis dalam mengemban amanah kemanusiaan tersebut. Salah satunya dengan memenuhi kebutuhan pangan dan gizi mereka melalui Operasi Pangan Gratis. 

Jumat (27/3), Operasi Pangan Gratis menjangkau para tenaga medis di RSUD Dr. Moewardi Solo. Rumah sakit tersebut merupakan salah satu rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 di Kota Solo.

Kepala Cabang ACT Solo Septi Endrasmoro mengatakan, Operasi Pangan Gratis ini merupakan bukti keseriusan ACT Solo dalam mendukung pejuang medis yang menangani pasien Covid-19. “Selama enam hari ke depan, kami akan membagikan makanan siap santap kepada para tenaga medis di RSUD Moewardi. Insyaallah ke depannya Operasi Pangan Gratis juga hadir di sejumlah rumah sakit lainnya di Kota Solo. Kami juga berupaya menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis, mengingat stok yang ada di rumah sakit juga sudah menipis,” tutur Septi.

Selain menyasar tenaga medis, Operasi Pangan Gratis juga akan menjangkau masyarakat prasejahtera yang terkena imbas pandemi Covid-19 secara ekonomi. Setiap keluarga prasejahtera di Solo akan menerima 5 kilogram beras. “Kami menargetkan bisa mendistribusikan 500 kilogram beras untuk 100 keluarga prasejahtera yang penghasilannya terdampak wabah ini,” imbuh Septi.

ACT Solo turut menggencarkan mitigasi untuk memutus rantai penyebaran virus corona. Misalnya saja, penyemprotan di sejumlah fasilitas umum. “Setiap hari kami melakukan penyemprotan disinfektan minimal ke tiga titik yang sering diakses masyarakat luas. Kami juga rutin memberikan edukasi bagi masyarakat agar selalu waspada terhadap pandemi corona,” tambah Ardiyan Sapto dari Tim Program ACT Solo. []