Operasi Pangan Gratis Menyasar para Santri

Selain warga prasejahtera, ACT juga menghadirkan program Operasi Pangan Gratis bagi santri. Di Aceh Tamiang dan Solo misalnya, kebutuhan pangan pokok diserahkan.

Serah terima Operasi Pangan Gratis ke santri di Aceh Tamiang. (ACTNews)

ACTNews, ACEH TAMIANG Tak hanya menyasar keluarga prasejahtera, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Langsa berkolaborasi bersama Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tamiang bersama MRI Aceh Tamiang mendistribusikan kebutuhan pangan ke Rumah Qur’an Muhammad Al Fatih di Dusun Kenanga, Desa Sidodadi, Kecamatan  Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang. Aksi ini merupakan kelanjutan dari Operasi Pangan Gratis yang ACT gaungkan seantero negeri sebagai salah satu solusi permasalahan pangan di tengah pandemi.

“Kami memilih Rumah Qur’an Muhammad Al Fatih karena dari segi lokasi jauh dari pusat kota Aceh Tamiang, sekitar 10 kilometer dan sangat jarang diketahui oleh orang banyak” jelas  Rizal Fahmi dari tim Program ACT Langsa di awal Agustus ini.

Sebanyak 20 santri dan pengasuh di Rumah Qur’an Muhammad Al Fatih menjadi penerima paket pangan ini. Selain ke sana, ACT juga mendistribusikan paket pangan dari program Operasi Pangan Gratis ini ke beberapa dayah dan warga prasejahtera.

“Kami sangat berterima kasih kepada ACT Cabang Langsa, MRI dan MPU Aceh Tamiang yang telah mengunjungi dan berbagi kepada santri-santri tahfiz Al-Qur’an. Semoga kegiatan positif seperti ini terus berlanjut” ungkap Ustaz Abdussalam, Pimpinan Rumah Qur’an Muhammad Alfatih.

Disamping itu, Ketua MPU Aceh Tamiang Ustadz Syahrizal mendukung penuh Operasi Pangan Gratis yang ACT inisiasi sebagai solusi masalah pangan di tengah pandemi berkepanjangan. Ia berharap, Operasi Pangan Gratus mampu membangkitkan semangat keislaman, khususnya generasi muda untuk bisa ambil bagian dalam aksi kebaikan.

“Generasi muda perlu ikut menjadi pelopor kebaikan dan bisa terus berjuang di jalan Allah,” harapnya.

Selain di Aceh Tamiang, ACT juga menghadirkan Operasi Pangan Gratis bagi santri di wilayah Solo Raya. Salah satunya menyasar pesantren Darul Batul At-Thohiroh. Paket pangan yang diserahkan berupa Beras Wakaf yang merupakan produk pengelolaan dana wakaf dari Global Wakaf-ACT.[]