Operasi Pangan Gratis Sasar Pekerja Harian di Malang

Operasi Pangan Gratis ditujukan kepada para pekerja harian yang mata pencahariannya terhambat akibat meluasnya pandemi corona.

Operasi Pangan Gratis yang dilakukan oleh ACT Malang menyasar pekerja harian di Malang, seperti pengemudi becak. (ACTNews/Saiful Anam)

ACTNews, MALANG - Penyebaran pandemi Covid-19 semakin meluas. Hingga Senin (30/3), tercatat 1.414 orang dinyatakan positif corona. Di Kota Malang sendiri sudah tercatat dua orang positif Covid-19. ACT Malang terus mengambil langkah pencegahan, salah satunya dengan melakukan penyemprotan disinfektan di berbagai fasilitas umum. 

Tak hanya fokus pada dukungan terhadap tim medis dan relawan yang masih bergerak di garda terdepan, ACT Malang juga terus berupaya hadir di tengah masyarakat yang terdampak dari wabah virus ini. Salah satu programnya adalah Operasi Pangan Gratis. Program ini ditujukan kepada para pekerja harian yang mata pencahariannya terhambat akibat meluasnya pandemi corona.

Operasi Pangan Gratis sudah dilakukan sejak Kamis (26/3), menyasar pengemudi ojek, pedagang keliling dan pekerja harian lainnya yang masih prasejahtera. Dalam Operasi Pangan Gratis, ACT Malang membagikan beras wakaf yang diproduksi oleh Lumbung Beras Wakaf, paket pangan, dan hand sanitizer. “Bukan hanya tenaga medis yang terdampak, para pekerja yang hidupnya bergantung aktivitas di luar rumah juga kena imbasnya. Pendapatan mereka menurun drastis. Oleh karena itu, Operasi Pangan Gratis diharapkan dapat meringankan beban mereka di masa darurat Covid-19  ini,” jelas Iqrok Wahyu Perdana dari Tim Program ACT Malang.

Operasi Pangan Gratis juga akan menyasar berbagai kalangan yang membutuhkan. Sebanyak 2 ton beras yang sudah disiapkan akan dibagikan. “Inshaallah dalam waktu dekat Operasi Pangan Gratis akan menjangkau sejumlah keluarga yang terdampak,” tambah Iqrok.

Ke depannya, ACT Malang juga akan melakukan Operasi Makan Gratis untuk para tenaga medis dan pasien di sejumlah rumah sakit di Kota Malang yang sudah ditunjuk untuk menangani pasien Covid-19. []