Operasi Pangan Murah Dukung Geliat Kehidupan di Era Kenormalan Baru

Aktivitas yang kembali bergeliat di tengah kasus positif Covid-19 yang menurun ternyata belum serta-merta memulihkan ekonomi masyarakat. Untuk itu, ACT menghadirkan Operasi Pangan Murah untuk masyarakat memenuhi kebutuhan pangan. Aksi ini pun berjalan berkat dukungan Sahabat Dermawan.

operasi pangan murah
Warga Cijeruk saat membawa beras yang ditebusnya dengan setengah harga di Operasi Pangan Murah yang ACT gelar, Jumat (15/10/2021). (ACTNews/Eko Ramdani)

ACTNews, KABUPATEN BOGOR Pertengahan Oktober 2021, Aksi Cepat Tanggap (ACT) resmi meluncurkan Operasi Pangan Murah dengan sejumlah aksi awal di berbagai daerah. Program ini memadukan dukungan kedermawanan dengan aktivitas ekonomi di masa pandemi yang berangsur membaik. Berbagai paket pangan dihadirkan dan bisa ditebus dengan setengah harga saja.

Desa Cijeruk, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor yang berada di kaki Gunung Salak menjadi salah satu lokasi digelarnya Operasi Pangan Murah untuk pertama kalinya, Jumat (15/10/2021). Tersedia 300 paket pangan berisikan 10 kilogram beras, 1 liter minyak goreng, ikan kaleng, kecap serta garam untuk warga sekitar yang terimbas pandemi.

Kepala Cabang ACT Bogor Ishaq Maulana menuturkan, Operasi Pangan Gratis merupakan stimulan di tengah ekonomi masyarakat yang belum stabil di awal geliat aktivitas. Untuk itu, Operasi Pangan Murah ini menjadi jawaban karena menghadirkan paket pangan yang sangat murah sebagai bekal untuk memenuhi pangan harian keluarga.

“Paket yang kami sediakan saat ini nilainya 200 ribu (rupiah), tapi bisa dibawa pulang warga dengan harga setengahnya saja. Pangan terbaik dengan harga murah ini semoga bisa mendukung kebutuhan pangan beberapa hari ke depan sambil warga terus menghidupkan geliat kehidupannya menuju kenormalan semula,” jelas Ishaq.

Dalam aksi perdana Operasi Pangan Murah di Cijeruk ini turut dihadir Camat Cijeruk serta warga yang telah mendapatkan kupon pembelian paket pangan murah.

Ulan, salah satu warga mengaku bersyukur dengan adanya Operasi Pangan Murah. Ia bisa mendapatkan berbagai macam bahan pangan dengan harga terbaik. Apalagi, di masa kenormalan baru ini, walau ekonomi sudah mulai bergeliat, belum sepenuhnya kembali pulih.

“Alhamdulillah,” syukur Ulan yang suaminya bekerja sebagai pemasang tenda dan mengalami penurunan pendapatan selama pandemi karena dilarangnya berbagai kegiatan.

Operasi Pangan Murah ini ke depannya bakal terus digelar dan meluas sebagai pendukung kebutuhan pangan warga di tengah kenormalan baru.[]